Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menyiapkan Generasi Muda untuk Mengelola Pertanian Profesional dan Modern

📅 Selasa, 11 Agu 2026, 23:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menyiapkan Generasi Muda untuk Mengelola Pertanian Profesional dan Modern Doc: Antara
Ket. Pemkab Bulungan menggelar sekolah lapangan agrokompleks yang diikuti oleh pemuda dari 10 desa yang ada di Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan bertempat di Desa Long Buang, Provinsi Kalimantan Utara, Senin (10/8/2026).

Tanjung Selor, Kaltara - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan, Kaltara menyiapkan generasi muda untuk regenerasi mengelola pembangunan sektor pertanian dan perkebunan secara profesional serta modern.

Persiapan itu dilakukan melalui program Sekolah Lapangan Agrokompleks Integrated Area Development (IAD) Lanskap Kayan di Desa Long Buang, Kecamatan Peso, yang menjadi proyek percontohan pertama di Kabupaten Bulungan.

​"Kita ingin pembangunan pertanian dan perkebunan di Bulungan tidak hanya dijalankan oleh orang tua kita, tetapi harus ada regenerasi," ujar Bupati Bulungan Syarwani di Tanjung Selor, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Selasa.

Program sekolah lapangan ini, kata Syarwani, diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta koridor pembangunan daerah untuk memastikan sektor agrokompleks pertanian dan perkebunan dalam arti luas mengalami regenerasi.

‎Sebab itulah, kata dia, anak-anak muda Kabupaten Bulungan harus punya kapasitas dan kemampuan mengelola kegiatan pertanian secara profesional agar bisa menjadi sumber kesejahteraan dan meningkatkan taraf hidup.

‎​Program edukasi dan pemberdayaan ini, jelasnya, melibatkan 10 desa di Kecamatan Peso, di mana setiap desa mengutus tiga orang pemuda lokal mereka dengan total delapan kali pertemuan.

Para peserta akan digembleng langsung oleh akademisi Institut Pertanian Bogor (IPB) dan para narasumber ahli untuk mengubah pola pikir serta teknik tata kelola lahan pertanian modern diselaraskan dengan teknik pertanian lokal masyarakat.

‎​Syarwani berharap para pemuda yang diutus menjadi aset berharga siap menggerakkan potensi desa masing-masing dan harus menjadi inspirasi serta jadi magnet bagi pemuda lainnya.

“Setelah selesai dari Long Buang, program ini ditindaklanjuti secara kolaboratif bersama para kepala desa. Harus berlanjut ke Long Yin, Long Peleban, Long Lejuh, Long Bia, hingga seluruh desa di Kecamatan Peso," katanya.

‎​Langkah pemuda dalam mengawal ketahanan pangan ini, lanjut dia, juga disinergikan dengan program unggulan Pemkab Bulungan, yaitu Madya (Muda Berdaya, Muda Berkarya). Selain mendukung ketahanan pangan daerah, program ini sekaligus menyokong agenda ketahanan pangan nasional.

‎​”Saya optimistis inovasi dan semangat juang anak muda akan menjadi kunci utama kemajuan daerah di masa depan. Karena masa depan Kabupaten Bulungan ada di tangan anak-anak muda, salah satunya yang mengikuti program sekolah lapangan ini,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Megapolitan
Transjakarta Larang Aktivit...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.