Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim SAR Lanjutkan Pencarian Korban Diterkam Buaya di Berau

24 Selasa, 17 Jun 2025, 10:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tim SAR Lanjutkan Pencarian Korban Diterkam Buaya di Berau Tim SAR Lanjutkan Pencarian Korban Diterkam Buaya di Berau Doc: Antara Foto
Ket. Tim SAR gabungan di Berau, Kalimantan Timur, melanjutkan pencarian terhadap warga yang diterkam buaya di perairan Sungai Maya, Kampung Kasai, Kecamatan Pulau Derawan.

Tim Search and Rescue (SAR) gabungan dari berbagai unsur di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, hari ini kembali melanjutkan pencarian terhadap seorang warga atas nama Ayong, laki-laki, 53 tahun, yang hilang setelah diterkam buaya saat berada di jamban di tepi sungai.

Peristiwa ini terjadi di dekat rumah tinggal Ayong, yakni di RT 01, Kampung Kasai, Kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Berau. Saat itu korban sedang di jamban di tepi sungai, pada Minggu malam, 15 Juni 2025, pukul 22.15 Wita.

"Kejadian tersebut disaksikan oleh warga setempat bernama Coki, yang kemudian teriak minta tolong dan melaporkan ke masyarakat sekitar," kata Koordinator Tim Rescue Unit Siaga SAR Kabupaten Berau Sarifuddin di Pulau Derawan, Kaltim, Selasa.

Menurutnya, laporan diterima oleh Unit Siaga SAR Berau pada Senin, 16 Juni 2025 pukul 14.10 Wita, dari pelapor bernama Agustin.

Tim Rescue langsung bergerak menuju lokasi kejadian dengan estimasi jarak 77,4 km arah timur dari Unit Siaga SAR Berau dan waktu tempuh sekitar 1 jam 45 menit.

Tim tiba di lokasi kejadian pada pukul 16.05 Wita, langsung melakukan koordinasi dengan unsur potensi SAR setempat, dilanjutkan melakukan pencarian dalam radius 1 km dari lokasi kejadian.

"Namun hingga pukul 18.00 Wita kemarin hasil pencarian masih nihil. Operasi dihentikan sementara dan dilanjutkan hari ini, Selasa 17 Juni, pukul 07.00 pagi," katanya.

Ia menggambarkan, suasana lokasi, yakni kondisi di lapangan cukup menantang karena arus sungai yang deras, ditambah dengan keberadaan buaya di sekitar lokasi yang bisa saja mengancam anggota tim.

Namun pihaknya tetap berkomitmen untuk terus melakukan pencarian secara maksimal bersama unsur potensi SAR yang turut membantu seperti Polair dan lainnya.

"Berbagai unsur hingga masyarakat sekitar terlibat dalam operasi pencarian ini. Sementara faktor penghambat utama adalah kondisi arus sungai yang deras dan adanya buaya di sekitar lokasi pencarian," ujar Sarifuddin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Homepage Mobile Atas
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.