Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

164 Kampung Manokwari Laksanakan Musyawarah Desa untuk Membentuk Pengurus Koperasi Merah Putih

📅 Minggu, 15 Jun 2025, 15:19 WIB | Oleh:
164 Kampung Manokwari Laksanakan Musyawarah Desa untuk Membentuk Pengurus Koperasi Merah Putih Doc: ist
Ket. manokwari

MANOKWARI -  Dalam rangka membentuk pengurus Koperasi Desa Merah Putih, 164 kampung di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, telah melaksanakan musyawarah desa (musdes).

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Manokwari, Herman Rona, di Manokwari, Minggu, mengatakan Kabupaten Manokwari memiliki 164 kampung dan sembilan kelurahan yang akan membentuk Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

“Seluruh kampung sudah selenggarakan musdes khusus. Sedangkan untuk kelurahan, dari sembilan kelurahan, baru dua kelurahan yang telah melaksanakan musdes khusus untuk membentuk badan pengurus,” katanya.

Ia menjelaskan dari total 166 kampung dan kelurahan tersebut, 38 di antaranya sudah mengurus akta pendirian dengan mengajukan pada Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) Kementerian Hukum.

Sedangkan tiga koperasi di Manokwari sudah memiliki akta pendirian dari Ditje AHU, yakni Koperasi Merah Putih Kampung Macuan, Kampung Sidey Makmur, dan Kelurahan Sowi.

Penyelenggaraan musdes khusus tersebut merupakan implementasi Inpres Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih. Ia menambahkan diperkirakan kopdes di Manokwari dapat melebihi jumlah kelurahan dan kampung yang ada saat ini berjumlah 173.

“Beberapa kelurahan terutama di distrik atau kecamatan Manokwari Barat memiliki jumlah penduduk yang banyak sehingga memungkinkan satu kelurahan mendirikan lebih dari satu Koperasi Merah Putih,” ujarnya.

Terkait usaha Kopdes,  dia menjelaskan sebelum membentuk badan pengurus koperasi, maka hal pertama yang dilakukan adalah melihat potensi daerah yang bisa dikelola oleh koperasi. Setelah memutuskan bersama potensi yang dikelola, barulah dibentuk badan pengurus koperasi.

Menurutnya, dengan pembentukan koperasi merah putih, warga didorong untuk mandiri secara ekonomi dan tidak lagi mengharapkan dana dari pemerintah melainkan dari simpanan pokok dan simpanan wajib.

Meski dikabarkan pemerintah pusat siap menggelontorkan anggaran sebesar 3 miliar namun dana tersebut tidak langsung diserahkan pada koperasi. “Dana itu dititip di bank. Ketika kampung membutuhkan, misalnya untuk membangun gudang, bisa ajukan kredit ke bank,” jelasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.