IEU-CEPA Berlaku Efektif 1 Januari 2027
📅 Rabu, 24 Sep 2025, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: antara
Nusa Dua, Bali - Pemerintah Indonesia dan Uni Eropa (UE) akhirnya menandatangani kesepakatan bersejarah IEU-CEPA (Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement). Perjanjian ini diharapkan dapat membuka era baru dalam hubungan perdagangan dan investasi antara kedua belah pihak, dengan fokus utama pada peningkatan pasar tenaga kerja dan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) tanah air.
"Kami targetkan efektif perjanjian ini berlaku 1 Januari 2027," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto setelah penandatanganan perjanjian IEU-CEPA di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Selasa (23/9).
Seperti dikutip dari Antara, penandatanganan itu dilaksanakan langsung bersama dengan Komisioner Perdagangan dan Keamanan Ekonomi Komisi Eropa Maros Sefcovic dan disaksikan langsung 21 duta besar negara-negara UE.
Setelah perjanjian itu ditandatangani, parlemen kedua pihak perlu meratifikasi kesepakatan tersebut sebelum diimplementasikan secara langsung, katanya, menjelaskan.
"Kesepakatan ini memberikan keuntungan untuk Indonesia khususnya dalam perluasan ekspor, mengamankan pasar lebih luas di Uni Eropa," kata Airlangga.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kesepakatan itu mencakup perdagangan barang dan jasa serta investasi Indonesia dan UE.
Untuk barang, lanjut dia, kedua pihak berkomitmen untuk menghapus tarif lebih dari 98 persen dan hampir 99 persen dari nilai impor.
"Ketika mulai berlaku, produk Indonesia akan langsung menikmati tarif nol persen kepada hampir 90 persen pasar Uni Eropa," kata Airlangga.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kementeriannya menargetkan ekspor Indonesia ke Eropa naik diperkirakan sekitar 2,5 kali lipat dalam lima tahun mendatang setelah implementasi kesepakatan itu.
Ekspor tersebut mencakup keseluruhan produk Indonesia khususnya yang melibatkan sektor padat karya di antaranya industri kepala sawit, kopi, tekstil, perikanan, elektronik, alas kaki, produk kehutanan termasuk furnitur, katanya, menambahkan.
Penandatanganan kesepakatan tersebut menjadi tonggak sejarah bagi kedua pihak setelah melalui perundingan panjang sejak September 2016.
UE, lanjut dia, termasuk lima besar asal investasi di tanah air, dengan nilai perdagangan Indonesia dengan UE diperkirakan sekitar 30 miliar dollar AS dan ekspor Indonesia mencapai sekitar 13 miliar dollar AS.
Di kawasan Asean, Indonesia menjadi negara ketiga yang meneken perjanjian itu setelah Singapura dan Vietnam sudah lebih dulu menyepakati kerja sama perdagangan serupa.
Standar Produk
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!