Mercedes Buka Pabrik Baru di Cikarang, Legislator: Bukti Kepercayaan Industri Global pada Indonesia
📅 Kamis, 12 Jun 2025, 15:35 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: Instagram/@daimlertruckbusid
JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI, Ilham Permana, mengapresiasi langkah PT Daimler Commercial Vehicles Manufacturing Indonesia (PT DCVMI) meresmikan pabrik Mercedes-Benz di Cikarang, Jawa Barat.
Ilham menilai investasi senilai Rp500 miliar ini menjadi bukti kepercayaan pelaku industri global terhadap prospek ekonomi dan iklim investasi Indonesia yang terus membaik.
"Peresmian pabrik baru Mercedes-Benz di Cikarang bukan sekadar ekspansi industri, tetapi juga simbol keyakinan dunia internasional terhadap daya saing Indonesia. Ini adalah kabar baik bagi ketahanan industri, penciptaan lapangan kerja, serta pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif," ujar Ilham dalam keterangan tertulis yang disiarkan media resmi DPR RI, Rabu (11/6).
Ilham menegaskan keputusan Mercedes untuk terus menanamkan modal dan memperluas basis produksi di Indonesia memperkuat posisi Indonesia sebagai hub manufaktur otomotif di kawasan Asia-Pasifik, khususnya dalam sektor kendaraan niaga.
"Kapasitas produksi 5.000 unit per tahun yang disiapkan PT DCVMI akan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok industri otomotif global, sekaligus mengurangi ketergantungan kita terhadap impor," tutur legislator Dapil Jawa Barat III itu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Politisi Fraksi Partai Golkar ini juga menekankan pentingnya peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam setiap lini produksi.
“TKDN bukan hanya soal substitusi impor, tetapi bagian dari strategi besar untuk membangun industri nasional yang kokoh dan berkelanjutan. Dengan TKDN rata-rata 28,08 persen, saya mendorong agar PT DCVMI terus meningkatkan kemitraan dengan pelaku UMKM lokal dan industri komponen nasional," katanya.
Ilham juga mendorong agar transformasi menuju green mobility menjadi prioritas dalam agenda industri kendaraan niaga.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Adopsi teknologi emisi Euro 4 oleh PT DCVMI adalah langkah awal yang tepat. Saya mendukung penuh agar ke depan Indonesia tidak hanya menjadi pasar kendaraan ramah lingkungan, tetapi juga produsen utama kendaraan niaga berstandar Euro 5 dan Euro 6,” lanjut Ilham.
Ilham menilai kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat akan menjadi kunci dalam memastikan keberhasilan transformasi industri otomotif Indonesia. Karena itu, ia mendukung langkah Kementerian Perindustrian dalam memberikan insentif fiskal dan nonfiskal bagi industri yang berkomitmen pada elektrifikasi, efisiensi energi, serta inovasi teknologi dalam negeri.
“Investasi ini membuka peluang luas bagi penciptaan lapangan kerja baru, penguatan UMKM dalam rantai pasok, dan peningkatan ekspor. Ini adalah wujud konkret dari pembangunan ekonomi yang berorientasi masa depan,” tambah Ilham yang juga anggota Badan Anggaran DPR RI.
Menutup pernyataan resminya, Ilham menyampaikan dukungan politik terhadap agenda hilirisasi industri, peningkatan daya saing manufaktur nasional, dan keberlanjutan iklim investasi yang kondusif pada pemerintahan ini.
“Sebagai Anggota Komisi VII DPR RI, saya akan terus mengawal kebijakan industri agar pro-investasi, pro-lapangan kerja, dan pro-kedaulatan teknologi. Investasi Daimler Truck AG ini adalah momentum strategis yang harus kita jaga dan perluas,” tutup Ilham.
Berdiri di atas lahan seluas 15 hektare (Ha) di Kawasan Industri Delta Silicon 8, Cikarang, Jawa Barat, pabrik Mercedes dirancang dengan kapasitas produksi hingga 5.000 unit kendaraan niaga per tahun. Selain mendorong penciptaan lapangan kerja dan memperluas rantai pasok industri dalam negeri, investasi ini juga menjadi langkah strategis dalam mendukung agenda pemerintah untuk meningkatkan TKDN.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!