Tompi Angkat Isu Kesejahteraan Guru di Ajang Java Jazz
📅 Senin, 02 Jun 2025, 12:58 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: RRI/Zera Zevina
JAKARTA - Tidak hanya bernyanyi, Tompi juga menyuarakan kepeduliannya terhadap isu pendidikan Indonesia lewat panggung Java Jazz Festival 2025. Ia mempersembahkan lagu Pergi Belajar sebagai bentuk penghormatan kepada para guru dan menekankan pentingnya memperjuangkan kesejahteraan guru demi masa depan pendidikan.
“Upah guru di Indonesia masih tergolong rendah,” ujar Tompi di Java Jazz Festival 2025, Zurich Syariah Hall, JIExpo Kemayoran, Jakarta, Minggu (1/6).
Lagu tersebut dibawakan oleh putranya, Zayn, yang tampil untuk pertama kalinya di Java Jazz. Kehadirannya menjadi bagian dari momen keluarga yang hangat dan bermakna.
Setelah itu, giliran Ayesha, putri Tompi, yang naik ke panggung membawakan dua lagu berbahasa Inggris. Vokal Ayesha memperkuat kesan bahwa musik mengalir dalam keluarga tersebut.
Usai sesi menyanyi bersama, Tompi kembali menguasai panggung dengan lagu Widuri milik Bob Tutupoly. Aransemen lagu itu dibawakan dengan sentuhan khas yang menghibur.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebagai penutup, ia menyanyikan Menghujam Jantungku yang langsung disambut antusias. Namun kejutan belum berakhir setelah lagu itu selesai. Penonton dikejutkan dengan sesi battle antara alat musik drum dan gamelan. Perpaduan jazz modern dan nuansa tradisional membuat panggung makin berenergi.
Tompi menunjukkan bahwa jazz bisa berpadu dengan kekayaan budaya Indonesia. Penampilannya menjadi salah satu yang paling berkesan di Java Jazz 2025. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!