Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Farhan Pastikan Tak Ada Lonjakan Kasus Covid-19 di Kota Bandung

📅 Senin, 02 Jun 2025, 13:58 WIB | Oleh:
Farhan Pastikan Tak Ada Lonjakan Kasus Covid-19 di Kota Bandung Doc: antara foto
Ket. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan di Bandung, Senin (2/6).

KOTA BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19 di Kota Kembang, meskipun Kementerian Kesehatan RI telah mengeluarkan surat edaran untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul kenaikan kasus di sejumlah negara Asia Tenggara.

“Untuk di Kota Bandung, belum ada data dan belum ada lonjakan,” kata Wali Kota Bandung Muhammad Farhan di Bandung, Senin (2/6).

Farhan mengatakan meskipun sempat terjadi peningkatan kasus secara nasional, data terbaru dari Kementerian Kesehatan telah menunjukkan tren penurunan.

“Kita memang sudah menghadapi bahwa ada peningkatan, tetapi pada saat bersamaan, sehari setelah surat itu keluar, dapat lagi data dari Kemenkes, sudah turun lagi. Kita mah waspada,” kata dia.

Lebih lanjut dirinya mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh, terutama di tengah cuaca yang tidak menentu.

“Bicara soal penyakit sejenis influenza ini tidak lepas dari masalah higienisme. Maka tolong warga agar menjaga higienisme perorangan. Jangan lupa minum suplemen, jaga asupan gizi, dan jangan terus-menerus makan jajanan,” katanya.

Sebelumnya, Plt. Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes Murti Utami mengatakan, memasuki minggu ke-12 2025 sampai dengan saat ini, Covid-19 menunjukkan peningkatan di beberapa negara di kawasan Asia, yaitu Thailand, Hongkong, Malaysia maupun Singapura.

"Varian Covid-19 dominan yang menyebar di Thailand adalah XEC dan JN.1, di Singapura LF.7 dan NB.1.8 (turunan JN.1), di Hongkong JN.1, dan di Malaysia adalah XEC (turunan JN.1). Meski demikian transmisi penularannya masih relatif rendah, dan angka kematiannya juga rendah," ujar Murti.

Adapun situasi Covid-19 di Indonesia, katanya, memasuki minggu ke-20 saat ini menunjukkan tren penurunan kasus konfirmasi mingguan dari 28 kasus pada minggu ke-19 menjadi 3 kasus pada minggu ke-20 atau positivity rate sebesar 0,59 persen, dengan varian dominan yang beredar adalah MB.1.1.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
KAI: Kunjungan Wisatawan La...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.