Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Memanas Lagi, Trump Tuding Tiongkok Melanggar Kesepakatan Tarif

📅 Sabtu, 31 Mei 2025, 11:07 WIB | Oleh:
Memanas Lagi, Trump Tuding Tiongkok Melanggar Kesepakatan Tarif Doc: AP
Ket. Presiden AS Donald Trump

WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan ketegangan perdagangan baru dengan Tiongkok pada hari Jumat (30/5), dengan menyatakan Beijing telah "benar-benar melanggar" kesepakatan de-eskalasi tarif. Ia berharap untuk berbicara dengan pemimpin Xi Jinping.

Komentar Trump muncul setelah Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan pembicaraan perdagangan dengan Tiongkok "sedikit terhenti" dalam sebuah wawancara dengan Fox News.

Pejabat tinggi dari dua ekonomi terbesar dunia sepakat selama pembicaraan di Jenewa bulan ini untuk sementara menurunkan tarif yang sangat tinggi yang mereka kenakan satu sama lain, dalam jeda yang berlangsung selama 90 hari.

Namun pada hari Jumat, Trump menulis di platform Truth Social-nya: " Tiongkok, mungkin tidak mengejutkan bagi sebagian orang, TELAH BENAR-BENAR MELANGGAR PERJANJIANNYA DENGAN KAMI," tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Kebuntuan itu terjadi karena lambannya Tiongkok dalam persetujuan lisensi ekspor untuk tanah jarang dan elemen lain yang dibutuhkan untuk membuat mobil dan chip memicu frustrasi AS, Wall Street Journal melaporkan pada hari Jumat.

Kunci dari pakta de-eskalasi tarif adalah tuntutan agar Tiongkok melanjutkan ekspor tanah jarang, kata laporan itu, mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut.

Sebelumnya pada hari Jumat, Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer mengatakan kepada CNBC: "Tiongkok memperlambat kepatuhan mereka, yang sama sekali tidak dapat diterima."

Meskipun Greer tidak menjelaskan secara spesifik, ia mencatat laporan bahwa Beijing terus "memperlambat dan menghentikan hal-hal seperti mineral penting dan magnet tanah jarang." Ia menambahkan defisit perdagangan AS dengan Tiongkok masih "sangat besar."

Greer mengatakan Washington tidak melihat perubahan besar dalam perilaku Beijing.

Wakil kepala staf Trump, Stephen Miller, mengatakan kepada wartawan bahwa dengan Tiongkok yang gagal memenuhi kewajibannya, "hal itu membuka segala macam tindakan bagi Amerika Serikat untuk memastikan kepatuhan di masa mendatang."

Pada hari Kamis, Bessent menyarankan mungkin Trump dan Xi akan melakukan panggilan telepon pada akhirnya.

Trump mengatakan kepada wartawan pada hari Jumat sore: "Saya yakin saya akan berbicara dengan Presiden Xi, dan mudah-mudahan kita akan menyelesaikannya."

Pasar saham AS ditutup bervariasi, setelah berfluktuasi pada hari itu karena kekhawatiran Trump dapat kembali ke sikap yang lebih konfrontatif terhadap Tiongkok.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

57 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.