Banjir Menerjang Nigeria Tengah, 115 Orang Tewas, Ribuan Warga Kehilangan Rumah
📅 Sabtu, 31 Mei 2025, 09:42 WIB | Oleh: Lili LestariSeorang wanita dengan jilbab merah marun duduk dengan air mata menetes di wajahnya.
Mohammed Tanko (29), seorang pegawai negeri, menunjuk ke sebuah rumah tempat ia dibesarkan, mengatakan kepada wartawan: "Kami kehilangan sedikitnya 15 orang dari rumah ini. Properti (sudah) hilang. Kami kehilangan segalanya."
Nelayan Danjuma Shaba (35) mengatakan ia tidur di tempat parkir mobil."Saya tidak punya rumah untuk tidur. Rumah saya sudah runtuh," katanya.
Musim hujan di Nigeria, yang biasanya berlangsung selama enam bulan, baru saja dimulai tahun ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
Banjir, yang biasanya disebabkan oleh hujan lebat dan infrastruktur yang buruk, mendatangkan malapetaka setiap tahun, menewaskan ratusan orang di seluruh negara Afrika barat itu.
Para ilmuwan juga telah memperingatkan bahwa perubahan iklim telah memicu pola cuaca yang lebih ekstrem.
Di Nigeria, banjir diperparah oleh drainase yang tidak memadai, pembangunan rumah di jalur air, dan pembuangan limbah di saluran air dan saluran air.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Insiden tragis ini menjadi pengingat tepat waktu tentang bahaya yang terkait dengan pembangunan di jalur air dan pentingnya menjaga saluran drainase dan jalur sungai tetap bersih," kata NEMA dalam sebuah pernyataan.
Badan Meteorologi Nigeria telah memperingatkan kemungkinan banjir bandang di 15 dari 36 negara bagian Nigeria, termasuk negara bagian Niger, antara Rabu dan Jumat.
Pada tahun 2024, lebih dari 1.200 orang tewas dan 1,2 juta orang mengungsi di sedikitnya 31 dari 36 negara bagian Nigeria, menjadikannya salah satu musim banjir terburuk di negara itu dalam beberapa dekade, menurut NEMA.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!