WHO Berupaya Bertahan Tanpa Bantuan AS
📅 Senin, 19 Mei 2025, 02:30 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: AFP/Fabrice COFF
JENEWA - Ratusan pejabat dari Organisasi Kesehatan Dunia akan bergabung dengan donor dan diplomat di Jenewa, Swiss, pada Senin (19/5) untuk membahas bagaimana badan internasional itu bisa mengatasi krisis dari mpox ke kolera tanpa penyandang dana utama mereka, Amerika Serikat (AS).
Pertemuan tahunan WHO itu biasanya akan memutuskan kebijakan yang bertujuan untuk mengatasi wabah penyakit, menyetujui vaksin dan mendukung sistem kesehatan di seluruh dunia.
“Tujuan pertemuan kami adalah untuk fokus pada hal-hal yang jadi prioritas tinggi,” ucap Daniel Thornton, direktur mobilisasi sumber daya terkoordinasi WHO, seraya menerangkan bahwa pertemuan tahunan WHO kali ini pun akan memberikan pedoman bagi negara-negara tentang vaksin baru dan perawatan untuk kondisi dari obesitas hingga HIV yang akan tetap menjadi prioritas.
Satu tayangan slide WHO untuk acara tersebut menyarankan agar pertemuan itu harus menyetujui obat-obatan baru dan menanggapi wabah akan terus diterapkan walau anggaran berkurang, program pelatihan dihentikan, pemangkasan staf, dan kantor perwakilan WHO di banyak negara-negara harus ditutup.
“AS sebelumnyatelah menyediakan sekitar 18 persen dari dana WHO. Namun kami harus puas dengan apa yang kita miliki,” kata seorang diplomat Barat yang meminta untuk tidak disebutkan namanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sejak pengumuman Presiden Trump untuk menghentikan aliran dana pada Januari, serangkaian pakta dan inisiatif multilateral mengalami gangguan. Sementara AS masih menjadi anggota WHO hingga resmi hengkang pada 21 Januari 2026.
Tiongkok Memimpin
Ketika AS bersiap untuk hengkang, Tiongkok akan menjadi penyedia terbesar aliran utama pendanaan WHO.Kontribusi Tiongkok diperkirakan akan meningkat dari lebih dari 15 persen menjadi 20 persen dari total aliran dana seperti yang disepakati pada tahun 2022.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kita harus menyesuaikan diri dengan organisasi multilateral tanpa orang Amerika, karena kehidupan terus berjalan,” ucap Chen Xu, Duta Besar Tiongkok untuk Jenewa bulan lalu.
Aliran dana bantuan untuk WHO berikutnya rencananya akan tetap dipergunakan untuk menangani penyakit menular, operasional dan perombakan WHO selain pencegahan pandemi berikutnya, sementara terus berupaya untuk mencari dana tambahan dari pihak donor, perusahaan farmasi dan kelompok filantropi. CNA/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!