Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BKSAP: PUIC Sepakat India-Pakistan Harus Hindari Eskalasi

📅 Jumat, 16 Mei 2025, 00:30 WIB | Oleh: Tim Penulis

"Kesepuluh, menyambut baik respons Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) terhadap gencatan senjata antara Republik Islam Pakistan dan Republik India," kata Mardani saat membacakan isi Deklarasi Jakarta dalam sesi penutupan Konferensi Ke-19 PUIC di Gedung DPR RI, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis.

Selain itu, menyerukan kepada komunitas internasional untuk meningkatkan upaya dan mendorong kedua negara menyelesaikan seluruh isu yang belum terselesaikan, termasuk sengketa Jammu dan Kashmir sesuai dengan aspirasi rakyat Jammu dan Kashmir melalui cara damai sebagaimana tercantum dalam resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bansa (PBB).

Kemudian, kedua negara agar menahan diri secara maksimal dan menghindari tindakan yang dapat mengganggu stabilitas kawasan, serta mematuhi prinsip-prinsip Piagam OKI, Piagam PBB, dan hukum internasional.

"Khususnya, mengenai penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah negara, serta perlindungan terhadap warga sipil dan fasilitas sipil termasuk tempat ibadah," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Final Ideal Piala AFF, Vietnam Bersiap Ngluruk ke Thailand
    Preview komentar:
    skuad "gajah perang" sepertinya unggul, mrk diuntungkan sbg ...
  • Airlangga: Indonesia Prioritaskan Transformasi Industri Berbasis Tenaga Surya
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah menargetkan 100 GW tenaga surya ...
  • Badan Pangan Nasional Usul Tambahan 150 Ribu Ton SPHP Jagung Perkuat Peternak Mikro
    Preview komentar:
    Kebijakan strategis Bapanas mengusulkan tambahan 150 ribu ton ...
Ekonomi
PT KAI Targetkan 1,4 Miliar...
Ruben Onsu Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penipuan & Penggelapan Investasi, Ini Kronologinya!

Ruben Onsu Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penipuan & Penggelapan Investasi, Ini Kronologinya!

20 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.