Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BKSAP: PUIC Sepakat India-Pakistan Harus Hindari Eskalasi

📅 Jumat, 16 Mei 2025, 00:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
BKSAP: PUIC Sepakat India-Pakistan Harus Hindari Eskalasi Doc: Antara
Ket. enteri Hukum dan Keadilan Pakistan Aqeel Malik (tengah) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (15/5).

Jakarta  - Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Mardani Ali Sera mengatakan bahwa hasil Konferensi Ke-19 Uni Parlemen Negara Anggota Organisasi Kerja Sama Islam atau Parliamentary Union of the OIC (PUIC) terkait konflik India-Pakistan ialah kesepakatan agar tidak adanya tindakan eskalatif kedua belah pihak.

"Kami berharap tidak ada tindakan-tindakan emosional, kami berharap tidak ada tindakan-tindakan yang eskalatif. Itu yang menjadi kesepakatan kita di PUIC," kata Mardani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (15/5).

Dia menuturkan bahwa dalam forum tersebut delegasi parlemen Pakistan mengangkat isu mengenai serangan yang dilancarkan India ke wilayahnya.

Namun, dia menekankan bahwa PUIC mengedepankan penyelesaian secara damai melalui jalur diplomasi guna menyelesaikan konflik dua negara bersengketa tersebut.

"Kami di PUIC mengatakan seburuk apa pun kondisi maka penyelesaian perdamaian dengan diplomasi itu yang paling baik. Itu yang kita dorong, platform diplomasi, platform perdamaian," tuturnya.

Mardani lantas mengingatkan bahwa konflik besar dua negara sedianya dapat bermula dari kasus-kasus kecil yang terus terjadi, misalnya aksi terorisme.

"Terorisme itu kecil sekali, tapi ada satu penulis Yuval Noah Harari itu mengatakan dia (terorisme) seperti lalat, lalat ini enggak ada guna, tapi ada satu bullbull itu banteng, diganggu terus, lalatnya masuk hidung, masuk hidung. Akhirnya, bull-nya ini ngamuk, semua yang ada di depan diseruduk," ujarnya.

Terakhir, dia pun menyambut baik kesepakatan gencatan senjata yang berhasil dicapai antara India dengan Pakistan pada Sabtu (10/5).

Sementara itu, Menteri Hukum dan Keadilan Pakistan Aqeel Malik mengatakan bahwa pihaknya tidak bertindak sebagai agresor yang memicu pecahnya konflik dengan India, melainkan hanya mengambil tindakan membela diri.

"Apa yang kami lakukan hanyalah tindakan bela diri, bukan sebagai pihak yang memulai konflik. Jadi, kami bukan agresor," kata Aqeel di sela-sela acara Konferensi Ke-19 PUIC, Gedung DPR RI, Jakarta.

Dia pun mengapresiasi dan berterima kasih atas dukungan negara-negara muslim terhadap penyelesaian konflik antara Pakistan dengan India, tak terkecuali dengan tercapainya gencatan senjata dengan India pada Sabtu (10/5) dan Deklarasi Jakarta yang dihasilkan Konferensi Ke-19 PUIC.

"Dalam Deklarasi Jakarta yang diumumkan hari ini bahwa sikap kami terhadap Kashmir dan Palestina adalah serupa, mereka berhak menentukan nasib sendiri sesuai dengan keinginan rakyatnya," katanya.

Dia juga menyerukan persatuan umat muslim untuk mendukung negaranya dalam menghadapi agresi yang berpotensi mengganggu stabilitas dan keamanan kawasan.

Diketahui, Konferensi Ke-19 PUIC menghasilkan Deklarasi Jakarta yang terdiri dari 17 butir pernyataan atau rekomendasi, termasuk di dalamnya terkait konflik India-Pakistan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Dunia Digugah untuk Membant...
Megapolitan
Pengendara Perlu Cermat Jik...
Megapolitan
Mencengangkan, Hasil Invest...
Megapolitan
Program Sosial Pemprov Jaka...
Daftar Event Jakarta Akhir Pekan 27–28 Juni 2026: Ada Semasa Piknik hingga Konser KARD

Daftar Event Jakarta Akhir Pekan 27–28 Juni 2026: Ada Semasa Piknik hingga Konser KARD

26 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 2
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
📅 Kamis, 25-Jun-2026
# 2
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
📅 Kamis, 25-Jun-2026
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.