Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Punya F-16, Ini Sebab Pakistan Melawan India dengan Jet Tempur Tiongkok J-10

📅 Jumat, 09 Mei 2025, 06:28 WIB | Oleh:
Punya F-16, Ini Sebab Pakistan Melawan India dengan Jet Tempur Tiongkok J-10 Doc: Istimewa
Ket. Jet tempur F-16 yang digunakan oleh Angkatan Udara Pakistan. Apapun arah pertempuran, kekuatan udara diperkirakan akan memainkan peran kunci.

Ketika Pakistan mengatakan telah menjatuhkan lima jet India, masalah tersebut memicu banyak diskusi.

Dilansir The Business Standard, bagi banyak pihak, ini merupakan kemenangan bagi negara tersebut. Namun, dikhawatirkan konflik dapat menjadi lebih besar.

Lewat X, analis Asia Selatan Micheal Kugelman menulis, "Serangan India terhadap Pakistan berskala jauh lebih besar daripada yang terjadi pada tahun 2019. Respons Pakistan, yang menurut banyak laporan termasuk menjatuhkan beberapa jet India, juga telah melampaui skala tahun 2019. Mereka sudah berada di tangga eskalasi yang lebih tinggi daripada sebelumnya dalam krisis tahun 2019."

India memiliki kekuatan udara sekitar 680 lebih pesawat tempur. Di sisi lain, Pakistan memiliki sekitar 410 lebih, tetapi ada peringatannya.

Dari total jet Pakistan, sekitar 75 adalah F-16 yang dibeli dari AS.

Dan Amerika Serikat telah membatasi penggunaan jet tempur yang dipasok Amerika ke Pakistan terhadap India karena Perjanjian Pengguna Akhir dan masalah geopolitik.


F-16 disediakan untuk tujuan antiterorisme (terutama dalam konteks Afghanistan), bukan perang konvensional melawan negara lain, khususnya India.

Segala penyalahgunaan dapat mengakibatkan penangguhan suku cadang, kontrak pemeliharaan, atau bahkan sanksi.


Pada tahun 2019, Pakistan dikatakan telah melanggar hal ini ketika diduga mengerahkan jet untuk serangan udara terhadap instalasi militer India di Jammu dan Kashmir.

Namun saat itu, AS diam-diam menangani masalah tersebut.

Seorang mantan pejabat Departemen Luar Negeri, yang menangani urusan Pakistan selama pemerintahan George W Bush pada awal tahun 2000, mengatakan kepada ThePrint, "AS tidak akan dapat berbuat banyak dalam hal ini karena ketentuan perjanjian pengguna akhir tidak mengikat secara hukum."

Namun masih harus dilihat apakah Pakistan akan mengambil risiko seperti itu lagi, kecuali jika sangat diperlukan.

Namun, Pakistan dapat beralih ke armada pesawat tempur J-10C Vigorous Dragon buatan Tiongkok yang jauh lebih unggul.

Yang ini mengungguli yang lain dalam hal kecepatan, jangkauan, kemampuan radar dan rudal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.