Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Batam Andalkan Wisman Harian, Dispar: Ini Kekuatan Pariwisata Kepri

📅 Rabu, 22 Apr 2026, 12:28 WIB | Oleh:
Batam Andalkan Wisman Harian, Dispar: Ini Kekuatan Pariwisata Kepri Doc: Antara Foto
Ket. Wisatawan mancanegara dan nusantara yang baru sampai di Pelabuhan Ferry Internasional Sekupang di Batam, Kepri.

Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menilai wisatawan mancanegara (wisman) yang datang harian secara berulang, menjadi kekuatan pariwisata di Kota Batam.

Kepala Dispar Kepri Hasan mengatakan, fenomena wisatawan harian atau ‘day trippers’, terutama dari Singapura, justru menjadi karakter pasar tersendiri bagi Batam.

“Memang banyak wisatawan harian, terutama dari Singapura. Mereka datang hanya untuk makan, belanja kebutuhan pokok, lalu kembali di hari yang sama,” katanya saat dikonfirmasi di Batam, Rabu.

“Walaupun sebentar tapi frekuensinya tinggi, dalam sebulan orang yang sama bisa empat sampai lima kali datang ke Batam,” tambahnya.

Menurutnya, pola kunjungan seperti ini menunjukkan bahwa Batam memiliki daya tarik sebagai destinasi jarak dekat yang praktis dan ekonomis.

Kondisi ini juga dipengaruhi situasi ekonomi di Singapura yang mendorong masyarakatnya mencari alternatif belanja dan rekreasi dengan biaya lebih terjangkau.

“Pasar terdekat seperti Singapura ini yang harus kita manfaatkan. Mereka tidak lama tinggal, tapi kunjungannya berulang. Ini yang justru jadi kekuatan kita,” katanya.

Hasan menjelaskan, tingginya mobilitas wisatawan tersebut tetap memberikan dampak langsung bagi pelaku usaha lokal, terutama di sektor makanan dan minuman.

Menurutnya tiap kunjungan tetap menghasilkan transaksi yang berkontribusi pada perputaran ekonomi masyarakat.

“Yang penting ada aktivitas ekonomi. Mereka datang, makan, belanja, itu sudah memberikan dampak. Jadi tidak selalu harus menginap untuk memberi kontribusi,” ujarnya.

Ia menambahkan, aktivitas belanja wisatawan memang memiliki keterbatasan, seperti aturan bea cukai yang membatasi barang bawaan hingga 40 kilogram.

Data tahun 2025 menunjukkan sektor pariwisata Kepri dari aktivitas akomodasi serta makan dan minum mencatat kontribusi sekitar Rp6,9 triliun atau sekitar 1,83 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kepri.

Meski demikian, Hasan mengakui upaya peningkatan lama tinggal wisatawan tetap perlu dilakukan, terutama dengan menyasar pasar lain yang berpotensi tinggal lebih lama.

“Kalau untuk long stay memang perlu strategi lain, misalnya di Bintan itu durasi kunjungan lebih lama. Tapi untuk Batam, kekuatan kita ada di frekuensi kunjungan itu,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
PBB Peringatkan Dampak Luas...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.