Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jaga Stabilitas Harga, Bulog Kalteng Gelontorkan 1.600 Ton Beras SPHP

📅 Minggu, 10 Mei 2026, 13:18 WIB | Oleh:
Jaga Stabilitas Harga, Bulog Kalteng Gelontorkan 1.600 Ton Beras SPHP Doc: antara foto
Ket. Beras SPHP di Kalteng

PALANGKA RAYA - Perum Bulog Wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) telah menggelontorkan sekitar 1.600 ton beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dalam upaya menjaga stabilitas harga pangan.

"Distribusi beras SPHP mampu menjaga daya beli masyarakat sehingga berdampak positif pada stabilitas harga di pasaran," terang Pemimpin Bulog Wilayah Kalteng Erwin Budiana di Palangka Raya, Minggu (10/5).

Harga Eceran Tertinggi (HET) beras SPHP di Kalimantan Tengah adalah Rp13.100 per kilogram atau Rp65.500 per kemasan lima kilogram. Harga ini lebih murah dibanding harga beras medium umumnya yang rata-rata Rp14.324 per kilogram dan beras premium rata-rata Rp16.899 per kilogram.

Erwin menjelaskan beras SPHP didistribusikan melalui beberapa saluran penjualan, seperti toko-toko mitra di pasar dan di luar pasar, koperasi, hingga Rumah Pangan Kita (RPK). Adapun jumlah mitra SPHP Se-Kalteng mencapai 234 mitra dari berbagai saluran penjualan.

"Juga melalui kegiatan penjualan langsung kepada konsumen dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) atau Pasar Murah bekerja sama dengan instansi pemerintah," terangnya.

Dia menyampaikan saat ini ketersediaan beras SPHP di wilayah Kalteng mencapai 285.905 kilogram atau 285,91 ton. Jumlah ini bersifat dinamis, karena secara berkala akan ada penambahan menyesuaikan kebutuhan.

"Target penyaluran SPHP untuk wilayah Kalimantan Tengah pada 2026 ini adalah sebanyak 8.469 ton," tuturnya.

Lebih lanjut Erwin menjelaskan beras SPHP merupakan beras kualitas medium dengan derajat sosoh minimal 95 persen, butir patah maksimal 25 persen, butir menir maksimal 2 persen dan kadar air maksimal 14 persen.

"Beras SPHP ini kualitasnya medium, sehingga memang dari visualnya juga berbeda dengan beras kualitas premium," katanya.

Pihaknya menegaskan Bulog secara rutin melakukan perawatan terhadap beras yang disimpan di gudang, sehingga diharap beras yang disalurkan tetap memiliki kualitas sesuai standar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.