Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Kabupaten Bantul Upayakan Sektor Pertanian Tak Terdampak Kekeringan

📅 Selasa, 04 Agu 2026, 08:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Kabupaten Bantul Upayakan Sektor Pertanian Tak Terdampak Kekeringan Doc: ANTARA
Ket. Seorang warga menata hasil panen sorgum di lahan pertanian di Dusun Mojolegi, Kalurahan Karangtengah, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (2/8/2026).

YOGYAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menyiapkan ribuan unit pompa air dan sarana irigasi pendukung guna mencegah potensi gagal panen akibat musim kemarau di wilayah tersebut.

Kepala DKPP Bantul, Joko Waluyo, di Bantul, Senin (03/8), mengaku dampak musim kemarau terhadap lahan pertanian di wilayahnya masih relatif terkendali dan belum ada laporan gagal panen dari petani.

"Gagal panen sementara ini kita belum ada laporan," kata Joko.

Ia menjelaskan Pemkab Bantul mengandalkan lebih dari 4.000 unit pompa air yang dikelola gabungan kelompok tani (gapoktan) untuk menjaga kelancaran pasokan air irigasi.

Selain menyiagakan ribuan pompa, DKPP Bantul juga membangun sistem irigasi perpompaan (irpom) di 20 titik lokasi strategis, termasuk 11 titik di Kecamatan Dlingo yang memiliki wilayah lahan kering terluas.

Menurut dia keberadaan irpom sangat efektif membantu saat musim kemarau karena mampu memanfaatkan sumber air dari sungai-sungai yang ada di Kabupaten Bantul.

"Kita punya enam sungai di antaranya Winongo, Bedog, Opak dan termasuk daerah paling strategis dibanding daerah lainnya di DIY," ujarnya.

Di samping kesiapan sarana fisik, Pemkab Bantul aktif menyosialisasikan mengenai langkah-langkah antisipasi gagal panen selama musim kemarau di antaranya penggunaan varietas padi umur pendek serta mengimbau petani di area krisis air.

"Kita sudah sosialisasi silakan yang tanam padi ya tanamnya yang jenis umur pendek," katanya.

Ia menambahkan apabila suatu wilayah mengalami keterbatasan air yang cukup parah, sehingga tidak memungkinkan ditanami padi, petani disarankan beralih menanam komoditas palawija.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Efek El Nino, Banjir Bandan...
Luar Negeri
Afrika Selatan Potong Pajak...

Bekasi Segera Memiliki Bupati Definitif

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Bekasi Segera Memiliki Bupa...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.