Diduga Gas Bocor RM Bali Ndeso Resto Kebakaran, Damkar Kabupaten Bekasi Berhasil Padamkan
📅 Jumat, 09 Mei 2025, 15:27 WIB | Oleh: Opik
Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
KABUPATEN BEKASI - Sebanyak lima armada pemadam kebakaran berhasil memadamkan api yang melahap rumah makan Bali Ndeso Resto yang berlokasi di Grand Wisata, Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.
"Kebakaran ini diduga dipicu oleh kebocoran gas yang sebelumnya sempat terjadi," kata Komandan Pleton 2 Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bekasi Salimi di Cikarang, Jumat (9/5).
Ia mengatakan petugas menerima laporan peristiwa kebakaran itu pada Kamis (8/5) pukul 21.55 WIB dan segera bergegas menuju lokasi kejadian perkara.
Saat tiba di lokasi, kata dia, api terpantau bergerak dengan cepat melahap seluruh bagian bangunan restoran yang sebagian besar terbuat dari kayu. Beruntung aksi sigap petugas, lanjut dia, mampu memadamkan api sehingga tidak sampai menjalar ke bangunan lain di sekitar titik kejadian.
"Setelah satu jam api berhasil dipadamkan dan sekira pukul 01.00 WIB dini hari tadi sudah mulai proses pendinginan," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Salimi mengaku penyebab kebakaran diduga akibat kebocoran gas, yang diperkuat keterangan karyawan pada rumah makan tersebut.
Petugas Polsek Tambun Selatan mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Polisi juga memeriksa sejumlah saksi dan mengamankan beberapa tabung gas untuk keperluan penyelidikan.
"Penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Salah satu karyawan rumah makan Bali Ndeso Resto, Dika mengungkapkan kejadian kebocoran gas sudah terdeteksi sejak Kamis (8/5) sore ditandai kebakaran kecil.
Kebakaran kecil itu berhasil dipadamkan dengan bantuan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), namun kebakaran kembali terjadi pada malam hari dan api langsung membesar dalam waktu singkat.
"Awalnya itu memang ada kebocoran gas, terus berhasil kita atasi menggunakan APAR. Kemudian kita pisahkan gas yang bocor, tapi mungkin masih bocor atau ada tabung lain yang bocor, akhirnya terjadi kebakaran lagi," kata dia. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!