Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korsleting Listrik Hanguskan Gudang Onderdil Motor di Cengkareng

25 Sabtu, 04 Apr 2026, 10:28 WIB | Oleh:
Korsleting Listrik Hanguskan Gudang Onderdil Motor di Cengkareng Korsleting Listrik Hanguskan Gudang Onderdil Motor di Cengkareng Doc: ANTARA/Risky Syukur
Ket. Kebakaran diduga akibat korsletin) listrik menghanguskan gudang onderdil sekaligus bengkel sepeda motor di Jalan Cendrawasih Raya No.70, RT.11 RW.07 Cengkareng Barat Jumat (3/4) malam.

Jakarta -- Kebakaran diduga akibat arus pendek (korsleting) listrik menghanguskan sebuah gudang onderdil sekaligus bengkel sepeda motor di Jalan Cendrawasih Raya No.70, RT.11 RW.07 KCengkareng Barat, Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (3/4) malam.

"Dugaan penyebab, karena korsleting listrik," kata Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syaiful Kahfi saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.

Pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 21.42 WIB.

"Langsung pengerahan unit dan personel sebanyak 20 unit mobil pemadam dengan 100 personel untuk mengatasi kebakaran di area seluas kurang lebih 560 meter persegi itu," kata dia.

Petugas pemadam tiba di lokasi pada pukul 21.47 WIB dan langsung memulai operasi pemadaman.

Api berhasil dilokalisasi pada pukul 23.00 WIB, namun proses pendinginan masih terus berlangsung hingga Sabtu pagi.

"Sampai saat ini pukul 08.30 WIB di lokasi masih terus proses pendinginan," ucap Syaiful.

Awalnya, kata Syaiful, warga melihat percikan api dari kabel udara sekitar pukul 21.35 WIB.

Beberapa menit kemudian, api membesar dan menyambar ke dalam gudang, barulah warga setempat bergegas mendatangi pos Damkar terdekat.

Setibanya tim Damkar di lokasi, nyala api dilaporkan sudah cukup besar di dalam gudang.

Syaiful mengungkapkan bahwa banyaknya material dan bahan mudah terbakar di dalam gudang membuat seluruh api cepat membesar dan seisi bangunan ludes tak tersisa.

"Habis semua itu 'sparepart' di dalam tak tersisa, hangus. Karena bangunan itu tiga lantai. Bangunan lantai tiganya ambruk ke lantai dua," ungkap Syaiful.

Syaiful juga menjelaskan bahwa proses pemadaman sempat terkendala karena banyaknya material oli yang ikut terbakar dan reruntuhan bangunan yang menutupi bara api.

"Makanya memang proses pemadaman juga terkendala satu karena 'sparepart'. Banyak oli yang terbakar, jadi sulit dipadamkan. Apinya bandel," kata dia.

Kemudian, banyaknya titik api yang tertimbun di bawah reruntuhan tembok juga membuat proses pemadaman menjadi terhambat.

Terkait penyebab kebakaran, Syaiful menyebut dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.