Budaya Betawi Harus Bisa Hidup di Tengah Modernisasi
📅 Jumat, 09 Mei 2025, 00:00 WIB | Oleh: Tim PenulisSudah memikirkan lokasinya?
Sebenarnya di Pasar Baru sudah ada Istana Pasar Baru yang bisa dikembangkan. Ke depan, mungkin tempat itu diperindah dan ditata lebih baik supaya menarik lebih banyak pengunjung.
Selain sebagai pusat oleh-oleh, apakah ada manfaat lain dari rencana ini?
Tentu saja! Ini bukan hanya soal tempat belanja, tapi juga cara melestarikan budaya dan kuliner khas Jakarta. Dengan adanya pusat oleh-oleh, para pelaku UMKM juga punya wadah untuk memasarkan produk, sehingga ekonomi lokal bisa lebih berkembang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Apakah sudah ada langkah konkret untuk merealisasikannya?
Saat ini masih dalam tahap pembahasan. Kami ingin memastikan konsepnya matang dan benar-benar bisa memberikan manfaat bagi masyarakat. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ada perkembangan lebih lanjut.
Wagub juga mendorong “Nyok Ngeborong di Tenabang.” Maksudnya?
Sebaiknya Anda baca juga:
Ini adalah inisiatif untuk mengembalikan kejayaan Pasar Tanah Abang sebagai pusat perbelanjaan tekstil terbesar Asia Tenggara. Kami ingin mengajak masyarakat belanja ke Tanah Abang.
Beberapa waktu lalu ada acara "Goresan Warna dan Getaran Jiwa: Persembahan dari Hati."
Kami sangat terharu melihat anak-anak disabilitas menunjukkan bakat seni. Ini membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk berkarya dan berprestasi. Acara seperti ini sangat penting untuk memberikan ruang inklusif bagi penyandang disabilitas agar bisa terus berkembang.
Apa bentuk dukungan Pemprov terhadap inisiatif semacam ini?
Kami berkomitmen untuk memberikan kesempatan yang setara bagi penyandang disabilitas dalam berbagai bidang, termasuk seni dan budaya. Salah satu langkah konkret yang kami lakukan adalah memastikan fasilitas seni dan budaya. Contoh, Taman Ismail Marzuki, lebih inklusif dan dapat diakses semua kalangan.
Selain aspek infrastruktur, bagaimana Pemprov mendorong kemandirian ekonomi seniman difabel?
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!