Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Budaya Betawi Harus Bisa Hidup di Tengah Modernisasi

📅 Jumat, 09 Mei 2025, 00:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Kami tidak hanya mempertahankan koleksi sejarah, tetapi juga memadukannya dengan teknologi modern. Misalnya, teknologi imersif yang bisa membuat pengalaman berkunjung lebih menarik bagi generasi muda. Museum Wayang sudah menerapkan konsep ini. Hasilnya sangat baik.

Bagaimana dengan tingkat kunjungan ke museum?

Sudah mulai meningkat. Misalnya, Museum Wayang bisa menarik hingga 1.500 pengunjung per hari, terutama akhir pekan. Tapi tentu kami ingin lebih banyak lagi orang yang datang dan menjadikan museum sebagai destinasi wisata edukatif.

Selain revitalisasi, apakah ada langkah lain untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap museum?

Salah satunya mendorong sekolah-sekolah mengadakan study tour ke museum. Jakarta memiliki banyak museum yang bisa menjadi sarana edukasi bagi anak-anak. Kami ingin mereka lebih mengenal sejarah dan budaya melalui kunjungan langsung ke museum-museum.

Pentingkah anak-anak study tour ke museum?

Museum bukan hanya tempat menyimpan benda-benda bersejarah, tetapi juga sarana edukasi yang menarik. Anak-anak bisa belajar sejarah, budaya, dan seni secara langsung di musem. Kami sangat mendukung sekolah-sekolah mengadakan study tour ke museum-museum Jakarta.

Lalu, maksud museum kini lebih imersif dan atraktif?

Dulu, orang berpikir museum itu kuno dan kaku. Tapi, sekarang, museum-museum Jakarta mulai mengadaptasi teknologi terbaru. Seperti Museum Wayang, ada elemen interaktif yang membuat pengalaman berkunjung lebih hidup dan menarik. Ini yang perlu kami dorong agar lebih banyak anak tertarik belajar sejarah.

Wagub menyampaikan harapan agar Jakarta memiliki pusat oleh-oleh khas.

Kami melihat Jakarta ini kota besar, tapi belum punya pusat oleh-oleh yang benar-benar khas. Daerah lain seperti Bali atau Yogyakarta punya. Lalu, kenapa Jakarta tidak? Jadi, kami pikir ini saat yang tepat untuk membangun pusat oleh-oleh yang bisa mewakili identitas Jakarta.

Jenis oleh-oleh seperti apa yang Anda bayangkan bisa dijual di tempat tersebut?

Banyak sekali! Makanan khas seperti ongol-ongol, kue serabi, kerak telor, hingga dodol Betawi. Mereka bisa menjadi bagian dari pusat oleh-oleh. Tidak hanya makanan, tapi juga barang-barang khas Betawi lainnya seperti batik Betawi atau miniatur ondel-ondel.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Bulog Bandung Jamin Stok Be...
Megapolitan
Pemerintah Kota Bogor Buka ...

YLKI Desak Pemerintah Turun Tangan Atasi Persoalan Listrik

59 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
YLKI Desak Pemerintah Turun...

Menhub dan Gubernur Jakarta Resmikan Stasiun JIS

1 jam lalu | Mohammad Zaki Alatas

Megapolitan
Menhub dan Gubernur Jakarta...
Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 8
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 8
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.