Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mensos Mengingatkan Pemda Terkait Perekrutan Siswa Sekolah Rakyat Harus Berbasis DTSEN 

📅 Senin, 05 Mei 2025, 22:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mensos Mengingatkan Pemda Terkait Perekrutan Siswa Sekolah Rakyat Harus Berbasis DTSEN  Doc: ANTARA
Ket. Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf di Kantor Kemensos Salemba pada Senin (5/5/2025) menggelar rapat bersama sejumlah kepala daerah guna membahas Sekolah Rakyat.

JAKARTA – Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf, mengingatkan pemerintah daerah (pemda) terkait perekrutan siswa untuk Sekolah Rakyat yang harus berbasiskan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

"Tidak boleh tambah sendiri (siswa Sekolah Rakyat). DTSEN yang bicara," kata Mensos Saifullah Yusuf dalam pernyataan tertulis di Jakarta pada Senin (05/5).

Ia menegaskan siswa yang bersekolah di Sekolah Rakyat harus atas persetujuan wali kota dan gubernur, sehingga betul-betul dipastikan dari keluarga miskin.

"Setelah ada data dari DTSEN, baru cek ke rumah dan cek kesehatan. Tidak ada tes akademik," ucap Mensos.

Lebih lanjut, ia menjelaskan anak-anak dari keluarga dengan kategori Desil 1 lah yang berhak mengenyam pendidikan di Sekolah Rakyat. Nantinya, kata dia, para orang tua siswa akan diberdayakan dan rumahnya akan diperbaiki.

"Kawasan di sekitar Sekolah Rakyat direhabilitasi dan ekonomi tumbuh. Kurang apa, paket komplit. Gimana Pak?" kata Mensos Saifullah Yusuf.

Untuk itu ia meminta peran aktif para kepala daerah dan jajarannya untuk mengawal program tersebut dengan baik, karena memiliki dampak sosial dan ekonomi secara langsung.

"Kita diperintah Presiden gandeng tangan antar kementerian/Lembaga dan daerah," ujar Mensos.

Sebagai bukti keseriusan, Mensos pun meminta para kepala daerah menyiapkan lahan delapan hektare untuk pendirian Sekolah Rakyat pada daerah masing-masing.

Ia menyebutkan keterlibatan kepala daerah dalam program ini telah sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pengentasan Kemiskinan Ekstrem.

Sebagai informasi, para kepala daerah yang hadir dalam kesempatan tersebut, antara lain Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid, Wakil Gubernur SultengReny Lamadjido, Wakil Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Salim Mengga, Bupati Tojo Una-Una Surya, Bupati Nias Selatan Sokhiatulo Laia, dan Wakil Bupati Nias Selatan Yusuf Nache.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Daerah
Penanganan Kebakaran TPA Ta...
Nasional
Jelarang, Satwa Langka Terl...
Advertisement
Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.