Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tsunami Ancam Cile dan Antartika Usai Gempa Dahsyat Guncang Argentina

📅 Sabtu, 03 Mei 2025, 10:32 WIB | Oleh:
Tsunami Ancam Cile dan Antartika Usai Gempa Dahsyat Guncang Argentina Doc: AFP
Ket. Gempa bumi berskala 7,4 Magnitudo guncang Argentina. Cile dan Antartika terancam mengalami tsunami.

BUENOS AIRES - Gempa bumi dahsyat berkekuatan 7,4 magnitudo mengguncang Argentina pada Jumat (2/5) waktu setempat, dengan pusat gempa berlokasi di sekitar Drake Passage, antara Cape Horn dan Antartika, pada kedalaman 10 kilometer.

Guncangan kuat ini memicu kekhawatiran akan potensi tsunami yang dapat berdampak signifikan pada wilayah pesisir selatan Cile dan bahkan Antartika.

Badan bencana Cile, SENAPRED, segera mengeluarkan peringatan evakuasi bagi penduduk di wilayah pesisir Magallanes. Presiden Cile, Gabriel Boric, melalui pernyataan yang dikutip Reuters, menyerukan evakuasi pantai di seluruh wilayah tersebut sebagai langkah antisipasi terhadap ancaman gelombang tsunami.

Seorang ahli geofisika dari Universitas Andes di Kolombia, menjelaskan potensi dampak dari gempa berkekuatan besar di wilayah tersebut.

"Gempa dengan magnitudo di atas 7 umumnya memiliki potensi untuk memicu tsunami, terutama jika pusatnya berada di bawah laut dan dangkal. Lokasi pusat gempa di Drake Passage, yang berbatasan langsung dengan Samudra Selatan, meningkatkan risiko terjadinya pergerakan vertikal dasar laut yang dapat menghasilkan gelombang tsunami," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa topografi pantai dan kedalaman laut di sekitar Cile selatan dan Antartika akan mempengaruhi ketinggian dan kecepatan gelombang tsunami yang mungkin terjadi.

Sementara itu, Maria Fernanda López, seorang warga Punta Arenas, Cile, yang berhasil diwawancarai media lokal, menggambarkan suasana saat peringatan tsunami dikeluarkan.

"Sirene berbunyi sangat kencang, dan warga langsung bergerak menuju tempat-tempat yang lebih tinggi dengan tenang. Ada sedikit kepanikan awal, tetapi secara umum, orang-orang mengikuti instruksi dengan baik. Kami semua khawatir dengan potensi gelombang yang bisa mencapai pantai kami," tuturnya.

Layanan Hidrografi dan Oseanografi Cile (SHOA) memperkirakan gelombang tsunami dengan ketinggian 0,3 hingga 1 meter dapat mencapai pangkalan di Antartika, sementara gelombang setinggi 1 hingga 3 meter berpotensi menerjang kota-kota di ujung selatan Cile dalam beberapa jam mendatang.

SENAPRED telah menetapkan status waspada dan terus memantau perkembangan situasi untuk memberikan informasi terbaru kepada masyarakat dan mengambil tindakan yang diperlukan guna meminimalkan dampak dari potensi bencana ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...

Negara-Negara BRICS Bersatu Bela Kedaulatan Suriah

31 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Negara-Negara BRICS Bersatu...
Luar Negeri
Militer Yaman Berjibaku Reb...
Daerah
Sekda Jateng Gaungkan MTQ N...
Luar Negeri
Trump Anggap Hubungan Dagan...
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.