Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Negara-Negara BRICS Bersatu Bela Kedaulatan Suriah

📅 Minggu, 13 Sep 2026, 23:43 WIB | Oleh:
Negara-Negara BRICS Bersatu Bela Kedaulatan Suriah Doc: AFP

NEW DELHI - Para pemimpin negara-negara BRICS, dalam pernyataan bersamanya pada Sabtu (12/9), menyatakan "komitmen terhadap kedaulatan, kemerdekaan, persatuan, dan integritas wilayah Suriah."

"Kami mendesak Suriah untuk secara tegas menentang segala bentuk terorisme dan ekstremisme serta mengambil langkah-langkah konkret guna menanggapi kekhawatiran masyarakat internasional terkait terorisme. Kami kembali menegaskan perlunya penarikan pasukan pendudukan dari Suriah," ungkap pernyataan bersama mereka yang dikeluarkan dalam KTT di New Delhi.

Para pemimpin BRIS itu juga mengecam pelanggaran berkelanjutan Israel terhadap gencatan senjata serta kedaulatan dan integritas wilayah Lebanon.

Karenanya, mereka menyerukan Israel untuk menghormati ketentuan yang disepakati dengan pemerintah Lebanon dan menarik pasukan pendudukannya dari seluruh wilayah Lebanon yang masih mereka duduki, ungkap pernyataan para pemimpin negara-negara BRICS itu lebih lanjut.

Terkait dengan situasi di Sudan, para pemimpin negara-negara BRICS itu menyatakan keprihatinan mendalam atas memburuknya situasi di negara itu, termasuk risiko meluasnya terorisme.

"Kami menyatakan keprihatinan serius atas memburuknya situasi di Sudan, termasuk krisis kemanusiaan yang semakin parah dan meningkatnya risiko penyebaran ekstremisme serta terorisme," kata pernyataan itu.

Untuk itu, mereka menegaskan kembali sikap mereka terkait hal itu dan menyerukan gencatan senjata segera dan permanen, serta penyelesaian konflik secara damai melalui dialog.

BRICS merupakan organisasi antar-pemerintah yang didirikan pada 2006 oleh Brasil, Rusia, India, dan Tiongkok. Afrika Selatan bergabung pada 2011 sedangkan sejumlah negara lain bergabung sejak 2024.

India memegang kepemimpinan bergilir BRICS pada tahun ini. KTT BRICS ke-18 berlangsung pada 12-13 September di New Delhi. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.