Trump Anggap Hubungan Dagang AS-Irlandia Belum Sama-sama Menguntungkan
📅 Minggu, 13 Sep 2026, 23:35 WIB | Oleh: Deri HenriawanISTANBUL - Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Sabtu (12/9) mengatakan hubungan AS dan Irlandia kini semakin kuat, dan menyebut perdagangan bilateral sebagai hal yang “sangat menguntungkan” bagi Irlandia, tetapi kurang menguntungkan bagi AS.
Saat berbicara bersama Perdana Menteri Irlandia Michael Martin setelah pertemuan mereka di Dublin, Trump memuji hubungan panjang antara kedua negara dan menyatakan Washington akan terus menjaga hubungan yang kuat dengan Dublin.
“Kami memiliki hubungan yang kuat dengan Irlandia,” kata Trump, menambahkan hubungan bilateral Irlandia-AS tidak pernah sebaik saat ini.
Dia mengatakan hubungan perdagangan AS-Irlandia telah “sangat menguntungkan” bagi Irlandia, dan Trump melanjutkan bahwa hubungan itu tidak terlalu menguntungkan bagi AS.
Trump mengatakan pertemuan sebelumnya dengan Presiden Irlandia Catherine Connolly membahas berbagai persoalan, termasuk pasokan energi ke Eropa dan Irlandia Utara.
Presiden AS mengatakan mereka juga membahas Irlandia Utara dan mengakui kompleksitas hubungan antarkomunitas di kedua sisi perbatasan Irlandia.
Trump menyatakan dukungan terhadap kemungkinan penyatuan Irlandia, dengan mengatakan dirinya “tidak ingin menimbulkan masalah apa pun”, tetapi akan “senang melihatnya bersatu”.
Dia mengaku memiliki teman di kedua pihak dan menilai penyatuan tersebut akan menjadi “kebanggaan besar bagi semua pihak” jika benar-benar terwujud.
Trump mengatakan hal tersebut “pada akhirnya akan terjadi” dan menambahkan; “Sekarang, Inggris tentu saja memiliki pendapat mengenai hal itu. Tetapi saya pikir itu akan menjadi hal yang sangat baik. Maksud saya, bagaimana mungkin itu menjadi hal yang buruk?”
Presiden AS kemudian menyinggung hubungan perdagangan dengan Kanada dan Meksiko dengan membela pendekatan pemerintahannya terhadap Perjanjian Amerika Serikat-Meksiko-Kanada (USMCA).
Ketika ditanya apakah dia mempertimbangkan untuk menarik diri dari perjanjian tersebut, Trump menepis anggapan itu dan mengatakan AS memiliki “hubungan nyata dengan Meksiko” dan menggambarkan hubungan baik dengan Kanada, tetapi tidak adil secara ekonomi bagi Washington.
Dia menuduh Kanada telah memanfaatkan AS selama beberapa dekade dan mengeluhkan tarif yang dikenakan terhadap petani Amerika dengan mengatakan sejumlah tarif Kanada mencapai 400 persen.
Trump mengatakan Kanada ingin merundingkan kesepakatan baru dan mengisyaratkan bahwa kesepakatan dapat dicapai “dalam waktu yang cukup dekat” jika persoalan tarif dan isu lainnya dapat diselesaikan. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!