Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD DKI Pastikan Gempa M5,9 di Perairan Kepulauan Seribu Tak Akibatkan Kerusakan

📅 Sabtu, 12 Sep 2026, 11:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD DKI Pastikan Gempa M5,9 di Perairan Kepulauan Seribu Tak Akibatkan Kerusakan Doc: Beritajakarta
Ket. Gempa M5,9 terjadi di perairan pulau Seribu, kepulauan Seribu, Jakarta, Sabtu 912/9) pagi

JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memastikan, gempa di wilayah perairan Kepulauan Seribu yang terjadi pada Sabtu (12/9) pukul 04.23 pagi tadi idak menyebabkan tsunami dan mengakibatkan kerusakan fisik berarti.

Namun, masyarakat diminta tetap waspada dan memantau perkembangan melalui berbagai kanal informasi resmi pemerintah.

Kepala BPBD DKI Jakarta, Maruli Sijabat mengatakan, gempa di wilayah perairan Kepualaun Seribu, terpantau berpusat di koordinat 5.81derajat Lintang Selatan, 106.56 derajat Bujur Timur yang berlokasi di sekitar laut 69 kilometer Timur Laut Kepulauan Seribu. Gempa terjadi Sabtu (12/9) sekitar pukul 04.23 pagi hari tadi.

"Kejadian gempa dengan magnitudo sekitar 5,9 itu tidak mengakibatkan tsunami dan tidak sampai memicu kerusakan. Karena episentrum gempanya ada di kedalaman 376 kilometer," katanya, Sabtu (12/9), dikutip dari media resmi Pemprov DKI.

Dijelaskan Maruli, pusat gempa tepat berada di sebelah uatra Pulau Payung Besar, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan.

Memperhatikan lokasi episentrum dan kedalaman hiposenternya, jelas Maruli ini merupakan jenis gempa bumi dalam akibat aktivitas intraslab. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser turun (oblique normal).

Dilanjutkan Maruli, hingga sekitar pukul 05.00, hasil monitoring BMKG menunjukkan belum adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). 

Hingga saat ini, pihak BMKG terus memonitor aktivitas gempa bumi susulan serta menyampaikan pemutakhiran informasi kepada stakeholder dan masyarakat.

Meski hasil verifikasi kondisi di lapangan dari BPBD menunjukkan tidak ada kerusakan fisik ditimbulkan, Maruli mengaimbau masyarakat agar tetap waspada.

Berikut imbauan yang perlu diperhatikan bila terjadi gempa :

1. Jika berada di dalam bangunan saat terjadi gempa ;

• Lindungi kepala dan tubuh dari benda atau reruntuhan yang jatuh

• Berlindung di tempat yang aman, misalnya di bawah meja yang kokoh

• Tetap tenang dan jangan terburu-buru menuju keluar saat guncangan masih kuat

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

53 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Jakarta World Cinema 2026 Siap Digelar, Hadirkan 207 Film dari 69 Negara

Jakarta World Cinema 2026 Siap Digelar, Hadirkan 207 Film dari 69 Negara

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.