Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Apa Jadinya Koperasi Merah Putih Bersinergi dengan Induk Koperasi Unit Desa

📅 Jumat, 02 Mei 2025, 14:22 WIB | Oleh:
Apa Jadinya Koperasi Merah Putih Bersinergi dengan Induk Koperasi Unit Desa Doc: ist
Ket. koperasi

JAKARTA – Pemerintah membangun 80.000 Koperasi Merah Putih (KPM). Lalu jika KPM bersinergi strategis dengan jaringan Induk Koperasi Unit Desa (Inkud), apa jadinya.

“Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bisa menjadi peluang untuk dikerjasamakan dengan Koperasi Unit Desa yang sudah eksis berdiri selama 35 tahun silam,” kata Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi Kemenkop Henra Saragih.

Lebih lanjut, Henra berharap jaringan luas yang dimiliki Inkud dapat mendukung kesuksesan program Kopdes Merah Putih yang ditargetkan menyentuh angka 80.000 koperasi terbentuk.

“Setiap desa memiliki karakteristik dan potensi berbeda, maka dengan sinergitas akan mengangkat semua potensi desa,” kata Henra.

Adapun Henra memastikan, terbentuknya Kopdes Merah Putih di setiap desa tidak akan menghilangkan eksistensi dari KUD.

“Justrukita sedang menyusun model bisnis antara Kopdes Merah Putih dan lembaga ekonomi di desa,” ujar dia.

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan Pusat Koperasi Unit Desa dari 31 provinsi dan Primer Koperasi Unit Desa dari seluruh Indonesia, Portasius, mengatakan kegiatan ini untuk menunjukkan eksistensi jaringan Inkud yang siap mendukung program program pembentukan Kopdes Merah Putih.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Ekonomi
Hingga Juli PT KAI Berhasil...
Otomotif
Penjualan Mobil Listrik Kor...
Daerah
Data Terbaru: Wisman China ...

Bersejarah, Aldila Sutjiadi Jadi Petenis Indonesia Pertama Juarai DC Open

Bersejarah, Aldila Sutjiadi Jadi Petenis Indonesia Pertama Juarai DC Open

04 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.