Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kolang-kaling Tapanuli Selatan tembus pasar Thailand

📅 Rabu, 30 Apr 2025, 15:50 WIB | Oleh:
Kolang-kaling Tapanuli Selatan tembus pasar Thailand Doc: ANTARA/Ardiansyah
Ket. Ilustrasi - Pekerja menunjukkan buah kolang-kaling yang telah siap dijual di sebuah industri rumahan di Kampung Peninjauan Sukarame Dua, Bandarlampung, Lampung.

Medan -- Eksportir kolang-kaling di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, mengatakan komoditas yang berasal dari biji pohon aren itu tembus sampai ke pasar Vietnam, Filipina hingga Thailand.

"Bahwa permintaan kolang-kaling di pasar internasional sangat tinggi, terutama dari negara Vietnam Filipina hingga Thailand," ujar eksportir kolang-kaling Faisal Reza Pardede di Kota Sipirok, Kamis.

Faisal mengatakan sebanyak 20 hingga 40 ton kolang-kaling dikirim setiap bulan melalui Pelabuhan Belawan, Medan, menuju negara tujuan tersebut.

Ia mengatakan sejumlah kecamatan yang menjadi sentra produksi kolang-kaling di Tapanuli Selatan, antara lain Sipirok, Arse, dan Saipar Dolok Hole.

Lebih lanjut, dalam produksi juga mulai meluas ke wilayah lain, yaitu Angkola Timur, Marancar, Angkola Barat, Angkola Selatan, hingga Aek Bilah dan Tantom Angkola di kabupaten Tapanuli Selatan.

Dia berharap ke depan Koperasi Pemasaran Bona ni Asar dapat berperan sebagai pengirim utama ekspor kolang-kaling, sehingga kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tapanuli Selatan bisa dimaksimalkan.

"Saat ini, ekspor masih menggunakan jasa forwarder, sehingga Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan belum bisa menarik PAD dari kegiatan ekspor. Kami berharap ke depan ada dukungan untuk koperasi agar bisa mengelola ekspor secara langsung," ujarnya.

Hal yang sama diutarakan eksportir kolang-kaling Muhammad Soum Hutasuhut.

Ia mengatakan pengiriman kolang-kaling tersebut telah berlangsung secara konsisten.

Hanya saja, katanya lagi, masih adanya kendala infrastruktur yang masih menjadi tantangan dalam proses distribusi.

"Karena ruas jalan nasional Batu Jomba tidak bisa dilalui truk, terpaksa melewati Kecamatan Simangambat menuju Kecamatan Pangaribuan, Tapanuli Utara. Di wilayah itu jalannya rawan longsor dan kondisinya sempit, sangat menyulitkan mobilitas logistik. Semoga ke depan bisa dibenahi lebih baik lagi," kata dia lagi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Luar Negeri
Kenapa Negara Ini Kecam Uji...
Daerah
Kobaran Api Meluas, Karhutl...

Roket SpaceX Tabrak Bulan Besok, Ilmuwan Prediksi Semburan Debu Raksasa Terlihat dari Teleskop

Roket SpaceX Tabrak Bulan Besok, Ilmuwan Prediksi Semburan Debu Raksasa Terlihat dari Teleskop

05 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.