464 Sekolah Rusak Parah, DPRD Sampang Minta Pemkab Gunakan Dana BTT Darurat
📅 Minggu, 06 Sep 2026, 21:15 WIB | Oleh: AlfredSAMPANG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang menyarankan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang agar memanfaatkan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk memperbaiki ratusan bangunan sekolah yang rusak, Minggu (6/9).
"Ini penting kami sampaikan, karena kalau perbaikan menunggu ketersediaan anggaran, maka keberlangsungan belajar mengajar tidak berjalan dengan baik," kata juru bicara DPRD Sampang Alan Kaisan di Sampang, Jawa Timur, Minggu.
Ia menjelaskan, sesuai dengan hasil pemantauan langsung yang dilakukan lembaga legislatif itu, sejumlah sekolah di kabupaten itu banyak yang rusak.
Selain karena memang telah lapuk dimakan usia, sebagian di antaranya juga karena tertimpa musibah bencana alam saat musim angin kencang dan hujan deras dan hingga kini belum diperbaiki.
"Berdasarkan data pokok pendidikan (Dapodik) yang disampaikan Dinas Pendidikan Sampang dalam serap informasi dengan DPRD Sampang sedikitnya ada sebanyak 464 sekolah dasar (SD) di Kabupaten Sampang ini yang tercatat mengalami kerusakan," katanya.
Terbaru, sambung dia, terjadi SDN Muktesareh II, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang.
Menurut Alan, atap sekolah itu ambruk pada 5 Agustus 2026. Sebanyak tiga ruang kelas rusak, sehingga kegiatan belajar mengajar terpaksa dilakukan di ruang guru dan ruang perpustakaan sekolah itu.
"Karena itu, langkah cepat perlu dilakukan. Saran kami di DPRD Sampang agar pemkab hendaknya menggunakan dana BTT," katanya.
Terkait usulan DPRD Sampang itu, Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SD Dinas Pendidikan (Disdik) Sampang Yusuf menyatakan, akan mengkonsultasikan dengan pimpinan dan inspektorat Pemkab Sampang.
"Kami memang sangat berkepentingan, semua sekolah rusak, terutama yang sangat parah bisa segera diperbaiki. Kalau menggunakan BTT memang diperbolehkan dari sisi ketentuan perundang-undangan, maka itu akan lebih terhadap keberlangsungan kegiatan belajar mengajar siswa," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!