Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bursa Kerja di GOR untuk Mudahkan Aksesibilitas dan Biaya Transportasi

📅 Selasa, 29 Apr 2025, 19:39 WIB | Oleh:
Bursa Kerja di GOR untuk Mudahkan Aksesibilitas dan Biaya Transportasi Doc: ANTARA/Luthfia Miranda Putri.
Ket. Bursa kerja (jobfair) dilaksanakan di GOR Cilandak Barat pada 29-30 April 2025, Jakarta Selatan, Selasa (29/4).

JAKARTA - Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Provinsi (DTKTE) DKI Jakarta menyatakan bursa kerja (jobfair) di Gelanggang Olahraga (GOR) untuk memudahkan aksesibilitas dan biaya transportasi bagi pelamar.

"Sekarang baru pertama kita lakukan kecamatan tepatnya di GOR, karena akses yang paling cepat untuk masyarakat bisa datang dan tidak memerlukan banyak biaya transportasi," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Provinsi (DTKTE) DKI Jakarta Hari Nugroho saat membuka bursa kerja tahap I di GOR Cilandak Barat, Jakarta Selatan, Selasa (29/4).

Dia menyebutkan sebelumnya pihaknya telah menggelar bursa kerja di pusat perbelanjaan (mal) dan kampus yang ada di Jakarta dan kini memilih GOR.

Ditambahkan, untuk pendaftaran bursa kerja yang dilaksanakan pada Selasa (29/4) dan Rabu (30/4) di GOR Cilandak Barat dan GOR Pancoran tidak dipungut biaya alias gratis.

Maka itu, pihaknya berharap penyelenggaraan bursa kerja ini mampu mempermudah para pencari kerja terutama bagi sekitar 350.000 pengangguran di Jakarta.

"Diharapkan sekitar 3.000 target pelamar dalam dua hari ini atau minimal 70 persen yang daftar itu bisa diterima di perusahaan," ujarnya.

Tercatat angka pengangguran terbuka (TPT) di Jakarta adalah 6,21 persen. Angka ini lebih tinggi dari rata-rata tingkat pengangguran nasional yang sebesar 4,91 persen.

Bursa kerja (jobfair) di GOR Cilandak Barat dan Pancoran, Jakarta Selatan itu melibatkan sebanyak 40 perusahaan.

Adapun lowongan pekerjaan yang disediakan yakni sebanyak 5.457 lowongan. Salah satu perusahaan yakni Huawei menyediakan 4.000 lowongan kerja.

Bursa kerja (jobfair) memiliki dasar penyelenggaraannya Undang-Undang Nomor 13 tahun 2023 tentang Ketenagakerjaan dan Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 57 tahun 2022 tentang Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah.

Tujuannya dapat menyerap tenaga kerja dan mengurangi tingkat pengangguran di Provinsi DKI Jakarta khususnya Jakarta Selatan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Nasional
Pengungkapan Narkotika Keta...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.