Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perluasan Program MBG Dinilai Masih Berisiko, BGN Harusnya Bangun Ekosistem yang Tertata Lebih Dulu

📅 Senin, 28 Apr 2025, 03:03 WIB | Oleh:

Anggota Komisi IX DPR RI Asep Romy Romaya mengatakan program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan asupan gizi masyarakat guna mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

“Program MBG menyasar empat kelompok utama yaitu pelajar PAUD hingga SMA sederajat dan santri, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Program ini menyediakan makanan bergizi sesuai standar nasional, meliputi kebutuhan protein, vitamin, mineral, dan energi yang cukup,” kata Asep di Bandung, Jawa Barat, Sabtu.

Asep menambahkan program ini juga membawa dampak positif bagi perekonomian lokal, sebab bahan makanan untuk dapur MBG akan dibeli dari pengusaha lokal dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Dia menambahkan kehadiran dapur MBG juga diperkirakan membuka lapangan kerja baru di daerah serta menyerap banyak produk dari UMKM maupun petani lokal. “Program MBG khusus menargetkan bayi usia 1–2 tahun, anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui, guna menekan angka gizi buruk dan stunting, terutama di Kabupaten Bandung,” ujar Asep.

Sementara itu Direktur Promosi dan Edukasi Gizi BGN yang diwakili Gunalan menuturkan Program MBG merupakan investasi penting untuk pengembangan kualitas sumber daya manusia Indonesia ke depan.

Sementara itu Bupati Bandung Dadang Supriatna menyatakan dukungan penuh terhadap implementasi Program MBG di wilayahnya.  ruf/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.