Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mendiktisaintek Harap Peserta UTBK Tak Ambil Jalan Pintas dengan Curang, Ayo Persiapkan Diri dan Jujur

📅 Senin, 28 Apr 2025, 03:06 WIB | Oleh:
Mendiktisaintek Harap Peserta UTBK Tak Ambil Jalan Pintas dengan Curang, Ayo Persiapkan Diri dan Jujur Doc: Tangkapan layar youtube SNPMB
Ket. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto.

JAKARTA - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, berharap peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) mengerjakan soal dengan jujur. Proses pengerjaan UTBK dengan jujur dinilai penting sebagai modal peserta untuk menghadapi proses perkuliahan ke depannya serta cerminan peserta di masa ­depan.

“Jangan pernah tergoda untuk mengambil jalan pintas. Karena bangsa ini sesungguhnya tidak dibangun oleh mereka-mereka yang curang, tetapi oleh mereka yang jujur, mereka yang tangguh, dan berani berdiri di atas kaki sendiri,” ujar Brian, dalam siaran Youtube Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), yang diakses Minggu (27/4).

Dia berpesan kepada para peserta UTBK bahwa keberhasilan sejati bukan soal seberapa tinggi nilai saja. Menurutnya, proses dan usaha dalam mengerjakan UTBK dengan jujur merupakan hal yang tidak kalah penting.

“Tunjukkan yang terbaik, lawan rasa takutmu, dan taklukkan UTBK SNBT 2025 dengan persiapan yang baik, jujur, dan percaya diri,” jelasnya.

Sebagai informasi, UTBK-SNBT 2025 dilaksanakan sampai 3 Mei 2025 di 74 pusat UTBK dan 32 sub pusat UTBK yang tersebar di 9 wilayah, termasuk wilayah 3T. Adapun total peserta sebanyak 860.976 dengan daya tampung UTBK-SNBT sebanyak 625.000 kursi.

Sanksi Kecurangan

Ketua Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), Eduart Wolok, mengatakan jika ada peserta yang melakukan tindak kecurangan, maka akan ada sanksi tegas. Selain diskualifikasi, peserta juga tidak akan bisa mengikuti seluruh sistem penerimaan perguruan tinggi negeri. “Ini perlu kami tegaskan. Karena ini harus dilakukan. Dan termasuk sanksi tegas apabila ada keterlibatan pihak internal yang kalau memang ada,” katanya.

Dia menyebut, sejauh ini, tingkat kecurangan UTBK masih berada di 0,0071 persen. Sejak tanggal 23 April ada 9 kasus kecurangan yang tercatat dan 24 April ada 5 kasus. “Kami tidak akan menolerir yang sekecil itu. Karena dengan berbagai modus yang lebih canggih, apakah ini merupakan model atau motif yang bukan perseorangan dan sebagainya ini sedang kita investigasi,” tuturnya.

Eduart memastikan tidak ada soal UTBK yang bocor. Pihaknya sudah menyiapkan set soal yang berbeda tiap sesi UTBK.Dia mengungkapkan, pihaknya memang membuat soal yang sama dalam persentase tertentu. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga standarisasi soal dari masing-masing sesi UTBK dan memiliki pola penilaian berbeda sehingga tidak mungkin merugikan peserta.

“Kalau kita memiliki 23 sesi di pelaksanaan UTBK ini, maka kami menyiapkan lebih dari 23 set soal. Jadi tidak mungkin akan ada kebocoran soal,” ­ucapnya.  ruf/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

PSG Gandeng Google, Gemini Resmi Jadi Asisten AI Klub

20 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
PSG Gandeng Google, Gemini ...

Tren Mendaki "Tek Tok" Makan Korban, Malaysia Larang Jalur Berisiko

26 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Tren Mendaki "Tek Tok" Maka...
Luar Negeri
Kenapa Ada Kebijakan Baru I...
Olahraga
Ini Klasemen Grup A Piala A...
Luar Negeri
Semoga Tidak Ada Korban Jiw...
Ekonomi
Diversifikasi Ekspor Jadi K...

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.