Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Masyarakat di Jatim turut aktif konservasi bunga bangkai

📅 Senin, 28 Apr 2025, 23:45 WIB | Oleh:
Masyarakat di Jatim turut aktif konservasi bunga bangkai Doc: ANTARA/HO-BRIN
Ket. Peneliti BRIN Dewi Lestari sedang menjelaskan karakter morfologi Rafflesia zollingeriana kepada para peserta pendidikan lingkungan di Hutan Papring, Banyuwangi, Jawa Timur.

Banyuwangi -- Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mendorong masyarakat di Jawa Timur turut aktif terlibat dalam upaya konservasi bunga bangkai endemik atau rafflesia zollingeriana di wilayah itu.

"Konservasi tidak akan berhasil tanpa keterlibatan masyarakat, kami berharap melalui kegiatan itu masyarakat menjadi mengenal dan berperan aktif dalam menjaga keberadaan spesies langka ini," kata peneliti dari Pusat Riset Botani Terapan BRIN, Febrina Artauli dalam keterangannya di Banyuwangi, Jawa Timur, Senin.

Ia mengaku Pusat Riset Botani Terapan BRIN serta Pusat Riset Ekologi dan Etnobiologi BRIN telah menggelar kegiatan diskusi interaktif dan lokakarya di Rumah Bambu Kampung Batara, Kabupaten Banyuwangi, demi meningkatkan kesadaran masyarakat turut serta konservasi bunga bangkai itu.

Menurut Febrina, Rafflesia zollingeriana merupakan bunga bangkai langka dan termasuk flora yang dilindungi di Indonesia, dan spesies tersebut hanya ditemukan di empat lokasi di Jawa Timur yaitu di Taman Nasional Meru Betiri, (Lumajang), Watangan Jember dan Banyuwangi.

Febrina menceritakan, keberadaan bunga bangkai itu di Banyuwangi baru terungkap pada tahun 2021 dan populasinya diketahui tumbuh di Hutan Papring, Kecamatan Kalipuro, yang berada di bawah pengelolaan KPH Banyuwangi Utara.

"Pengenalan dan pemahaman masyarakat soal keberadaan Rafflesia zollingeriana ini sangat penting agar spesies tersebut dapat dilihat oleh generasi penerus," ujarnya.

Dalam kegiatan itu, kata Febrina, dilakukan pemaparan pengenalan Rafflesia zollingeriana, diskusi interaktif, pemutaran video animasi edukatif tentang Rafflesia dan pelatihan lapangan (field trip) ke habitat alami Rafflesia zollingeriana untuk pengamatan langsung dan pengenalan morfologi tanaman beserta inangnya.

"Selain itu ada pula pelatihan pembuatan suvenir bertema Rafflesia zollingeriana, yang bertujuan untuk mendorong kreativitas sekaligus menanamkan nilai budaya dan konservasi kepada masyarakat," kata Febrina.

Ia menyampaikan, keberadaan rafflesia zollingeriana dapat dimanfaatkan masyarakat setempat untuk menghadirkan pengalaman ekowisata kepada para wisatawan yang datang.

"Bunga bangkai memiliki potensi untuk dimanfaatkan secara berkelanjutan, misalnya melalui pengembangan ekowisata yang edukatif dan berbasis prinsip keberlanjutan, kami ingin adanya kolaborasi yang berkelanjutan antara peneliti, masyarakat, dan pemangku kebijakan dalam menjaga kelestarian Rafflesia zollingeriana," katanya.

Sementara itu, penggiat konservasi Rafflesia dari Bengkulu, Septi Andriki menyampaikan di Bengkulu Rafflesia arnoldii menarik perhatian wisatawan mancanegara seperti dari Rusia, Inggris dan China.

"Wisata minat khusus seperti ekowisata rafflesia tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga memberikan edukasi tentang pentingnya konservasi spesies langka, ekosistemnya, serta memperkenalkan budaya lokal kepada para pengunjung," katanya.

Pendekatan edukatif kepada masyarakat oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran, meningkatkan kepedulian dan mendorong aksi kolektif dalam upaya konservasi jangka panjang, khususnya untuk spesies endemik yang keberadaannya semakin terancam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Saham SpaceX Meroket, Elon Musk Jadi Triliuner Pertama di Dunia

Saham SpaceX Meroket, Elon Musk Jadi Triliuner Pertama di Dunia

13 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.