Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hari Ini Gempa Terjadi di Sukabumi dan Bogor, Makin Mendekati Jakarta

📅 Minggu, 21 Sep 2025, 15:51 WIB | Oleh:
Hari Ini Gempa Terjadi di Sukabumi dan Bogor, Makin Mendekati Jakarta Doc: ist
Ket. gempa bumi

SUKABUMI – Masyarakat Jakarta perlu terus waspada potensi diguncang gempa yang melanda sekitar seperti Sukabumi. Sebab hari ini ada gempa Sukabumi, tapi dirasakan juga di Bogor, makin mendekat ke Jakarta.Bahkan gempa juga terjadi di Bogor. Akun resmi Badan Meteorologi, Klimatologi,dan Geofisika (BMKG) di Jakarta, Minggu, melaporkan adanya rangkaian gempa berkekuatan mulai dari 2,3 hingga 4 magnitudo yang berpusat di Sukabumi dan Bogor, Jawa Barat.

‎Bermula dari gempa berkekuatan 4.0 magnitudo yang berpusat di Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (20/9) pukul 23.47 WIB.‎ ‎Koordinat gempa berada pada 6.76 lintang selatan, 106.57 bujur timur, 25 kilometer timur laut Sukabumi, Jawa Barat, dengan kedalaman 10 kilometer. ‎Gempa susulan yang berpusat di Sukabumi dengan kekuatan  2,3, 2,5, 2,6, dan 3,8 magnitudo terjadi Minggu mulai pukul 00.00 hingga 01.59 WIB.‎

‎Sementara itu, rentetan gempa yang berpusat di Bogor, Jawa Barat, terjadi Minggu mulai pukul 00.18 WIB dengan kekuatan 2,2 magnitudo, selanjutnya pukul 00.22 WIB berkekuatan 2,7 magnitudo, kemudian pukul 01.45 WIB dengan kekuatan 2,5 magnitudo, selanjutnya pukul 01.47 WIB berkekuatan 3,1 magnitudo, dan pukul 01.59 WIB dengan kekuatan 3,8 magnitudo.‎ ‎Informasi di akun resmi BMKG menyatakan gempa terasa hingga Pelabuhan Ratu.‎

‎Hingga berita ini dibuat belum terdapat informasi kerusakan apapun. Namun, seorang warganet dengan akun Deiffan di Platform TikTok sempat memvideokan momentum gempa yang terjadi dengan narasi "Hati-hati banget untuk warga Kabupaten Bogor hari ini," tulisnya.‎ ‎"Jam 01.59 sudah beberapa kali gempa, setidaknya 12 kali," tulisnya.

Ambon 4,8

Sementarai itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,8 mengguncang wilayah Ambon pukul 15.54 WIT, yang berpusat di laut 37 kilometer barat dengan kedalaman 10 kilometer, tidak berpotensi tsunami.

Kepala Stasiun Geofisika Ambon, Djati Cipto Kuncoro, menjelaskan gempa tersebut termasuk kategori dangkal akibat aktivitas sesar aktif. Guncangan dirasakan masyarakat Ambon pada skala intensitas III–IV MMI, atau getaran nyata di dalam rumah hingga membuat banyak orang terbangun. “Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan akibat gempa bumi tersebut,” kata Djati, di Ambon, Sabtu.

BMKG mencatat hingga pukul 16.08 WIT tidak terdapat aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). Masyarakat diimbau tetap tenang, tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, serta memastikan kondisi bangunan aman sebelum kembali beraktivitas di dalam rumah. Informasi resmi mengenai gempa hanya dapat diakses melalui kanal komunikasi BMKG yang telah terverifikasi, termasuk media sosial, aplikasi, dan situs resmi lembaga tersebut.

Diketahui, Maluku dikenal sebagai salah satu daerah dengan aktivitas seismik tinggi di Indonesia. Posisi wilayah ini berada di pertemuan tiga lempeng besar dunia, yakni Lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia, dan Lempeng Pasifik, yang kerap memicu terjadinya guncangan gempa. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.