Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kamboja Optimis Kebijakan Bebas Visa Bakal Genjot Pariwisata

📅 Minggu, 07 Des 2025, 20:27 WIB | Oleh:
Kamboja Optimis Kebijakan Bebas Visa Bakal Genjot Pariwisata Doc: AFP

SIEM REAP - Kebijakan percontohan bebas visa Kamboja akan menarik lebih banyak wisatawan Tiongkok ke negara Asia Tenggara itu dan mendongkrak pariwisata lokal, kata Menteri Pariwisata Kamboja Huot Hak di Siem Reap pada Sabtu (6/12).

Pemerintah Kamboja pada Selasa (2/12) menyetujui program percontohan kebijakan bebas visa bagi warga negara yang bepergian dari Tiongkok.

Pengecualian itu memungkinkan kunjungan selama 14 hari selama periode empat bulan, mulai 15 Juni hingga 15 Oktober 2026. Mereka tidak akan dikenakan biaya apapun dan hanya perlu mengisi kartu kedatangan elektronik. Beberapa kali kunjungan akan diizinkan selama masa percobaan.

"Keputusan pemerintah ini menandai tonggak bersejarah dalam pengembangan sektor pariwisata Kamboja-Tiongkok," ujar Huot Hak dalam pidatonya di sebuah pertunjukan musik dan budaya Kamboja-Tiongkok di provinsi budaya Siem Reap.

"Ini akan membuka jalan bagi kerja sama yang komprehensif antara kedua negara, dan pasti akan menarik lebih banyak wisatawan Tiongkok ke Kamboja," katanya.

Ia mengatakan langkah tersebut akan memberikan dorongan bagi pengembangan industri pariwisata Kamboja, yang merupakan salah satu pilar utama penopang perekonomian negara tersebut.

Kamboja menerima total 1 juta wisatawan Tiongkok selama periode Januari-Oktober 2025, menunjukkan peningkatan tahunan (year on year/yoy) sebesar 44,6 persen, menurut Kementerian Pariwisata negara itu.

Tiongkok merupakan sumber wisatawan mancanegara terbesar kedua di Kamboja setelah Vietnam, dengan wisatawan Tiongkok menyumbang 21 persen dari 4,75 juta kedatangan wisatawan internasional ke negara kerajaan tersebut selama 10 bulan pertama tahun ini.

Huot Hak mengatakan masa depan industri pariwisata Kamboja tidak dapat dipisahkan dari arus masuk wisatawan dan investor Tiongkok.

"Kamboja sepenuhnya siap menyambut kembalinya wisatawan dan investor Tiongkok," ujarnya. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.