Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pasar Cenderung Meningkat, Usaha Penangkaran Jangkrik di Lebak Tumbuh dan Berkembang 

📅 Minggu, 27 Apr 2025, 20:47 WIB | Oleh:
Pasar Cenderung Meningkat, Usaha Penangkaran Jangkrik di Lebak Tumbuh dan Berkembang  Doc: ANTARA/Mansyur
Ket. Pelaku usaha penangkaran jangkrik di Kabupaten Lebak, Banten, tumbuh dan berkembang menggulirkan pendapatan ekonomi masyarakat, karena permintaan pasar cenderung meningkat.

LEBAK - Pelaku usaha penangkaran jangkrik di Kabupaten Lebak, Banten, tumbuh dan berkembang menggulirkan pendapatan ekonomi masyarakat, karena permintaan pasar cenderung meningkat.

"Kami sekarang menggeluti usaha penangkaran jangkrik dapat menghasilkan pendapatan sekitar Rp9 juta per bulan," kata Sunardi (50), warga Bojong Apus Kalanganyar, Kabupaten Lebak, Minggu.

Usaha penangkaran jangkrik kini di kampungnya itu menjadi andalan ekonomi masyarakat setempat, sebab permintaan pedagang kios burung di wilayah Banten cukup tinggi.

Namun, para penangkar jangkrik tersebut dijual produksinya ke penampung.

Produksi jangkrik itu untuk kebutuhan pakan burung berkicau, bahan pencampur umpan untuk mancing ikan dan pakan ikan arwana.

"Kami bersama warga di sini menjual jangkrik ke penampung dengan harga Rp30 ribu per kg dan produksi 300 kilogram, sehingga menghasilkan uang Rp9 juta per bulan," katanya lagi.

Begitu juga penangkaran jangkrik lainya, Budiman (55), warga Kalanganyar Kabupaten, Lebak mengaku bahwa dirinya sudah lima tahun terakhir menghasilkan produksi jangkrik rata-rata 300 kilogram akibat keterbatasan modal.

Saat ini, harga jangkrik relatif stabil hingga di tingkat pengepul atau penampung Rp30 ribu per kg.

"Jika produksi jangkrik 300 kilogram itu dengan harga Rp30 ribu per kg, maka menghasilkan pendapatan Rp9 juta per bulan," katanya pula.

Menurut dia, penangkar jangkrik di wilayahnya itu beragam profesi mulai pedagang, buruh bangunan, petani, pengemudi angkutan hingga pegawai aparatur sipil negara.

Namun, mereka kini banyak warga menggeluti usaha penangkaran jangkrik menjadi sampingan.

"Kami sehari-hari pedagang makanan keliling dan sore hari menggeluti usaha penangkaran," katanya.

Amin (45) mengatakan dirinya menggeluti peternak jangkrik itu, karena pendapatan usaha pengemudi angkutan tampak lesu juga terkadang pulang tidak membawa uang.

Untuk itu, dirinya merintis usaha ternak jangkrik dengan membuat sebanyak empat kotak bok dan menghasilkan produksi 300-400 kilogram per bulan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Daerah
Pemkot Bandung Benahi Tata ...
Daerah
Beasiswa Papua Tengah Dibur...
Advertisement
Tampil Ganas Usai Tumbang di Tunggal, Janice Tjen dan Bintang Kanada Babat Lawan di US Open

Tampil Ganas Usai Tumbang di Tunggal, Janice Tjen dan Bintang Kanada Babat Lawan di US Open

04 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.