Kabar Duka: Bunda Iffet, Ibu Penabuh Drum Slank Bimbim, Tutup Usia
📅 Minggu, 27 Apr 2025, 09:26 WIB | Oleh: Yebdi TrismarDukungannya tidak hanya bersifat emosional, tetapi juga praktikal. Dia tak segan "pasang badan" untuk memberikan perhatian dan dukungan dalam berbagai situasi pelik yang dihadapi oleh para personel Slank.
Ketulusan dan keikhlasan Bunda Iffet dalam mendukung Slank membuatnya dicintai dan dihormati oleh seluruh elemen yang terlibat dalam industri musik Indonesia, termasuk para Slankers yang setia.
Para musisi senior, junior, promotor, hingga kru panggung memiliki kesan mendalam terhadap sosoknya yang ramah dan bersahaja. Beliau tidak pernah membeda-bedakan dan selalu menyambut siapa pun dengan senyum hangatnya.
Kepergian Bunda Iffet tentu meninggalkan duka yang mendalam bagi Bimbim. Hubungan ibu dan anak antara keduanya sangatlah kuat dan penuh kasih sayang. Bimbim seringkali mengungkapkan betapa besar pengaruh ibundanya dalam membentuk karakter dan karirnya, serta memberikan dukungan moral yang tak pernah putus. Begitu pula dirasakan Kaka, Ridho, Ivanka, dan Abdee.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selama hidupnya, Bunda Iffet dikenal sebagai sosok yang sederhana dan bersahaja. Almarhumah tidak pernah silau dengan popularitas dan kesuksesan yang diraih oleh putra-putranya. Baginya, kebahagiaan terbesar adalah melihat anak-anaknya sukses dalam bermusik dan tetap solid sebagai sebuah keluarga besar, baik di rumah maupun di atas panggung.
Meskipun tidak berprofesi sebagai musisi, kecintaan Bunda Iffet terhadap musik, khususnya musik rock dan blues yang dimainkan oleh Slank, sangatlah besar. Beliau menjadi salah satu pendengar setia yang selalu memberikan semangat dan dukungan untuk setiap karya yang dihasilkan oleh band kesayangannya. Kehadirannya menjadi motivasi tersendiri bagi para personel untuk terus berkarya dan memberikan yang terbaik bagi para Slankers.
Kenangan terhadap Bunda Iffet akan terus hidup dalam hati keluarga, sahabat, dan jutaan penggemar Slank (Slankers) di seluruh Indonesia. Kehangatan senyumnya, ketulusan hatinya, dan semangatnya yang tak pernah padam akan menjadi inspirasi bagi banyak orang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Jenazah Bunda Iffet akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak pada Minggu (27/4).
Keluarga besar Slank dan para kerabat akan hadir untuk mengantarkan beliau ke peristirahatan terakhirnya bersama sang suami, Sidharta Manghoeroedin Soemarno, yang telah mendahuluinya wafat pada 4 Maret 2024.
Bunda Iffet menikah dengan putra dari Gubernur DKI Jakarta pada 1960 hingga 1964 dan 1965 hingga 1966, Soemarno Sosroatmodjo, pada 8 Januari 1961.
Setelahnya, ia adalah sosok ibu yang penuh dukungan terhadap Bimbim, menyayangi keponakannya Akhadi Wira Satriaji (Kaka), serta setia menjadi bagian penting dari grup musik rock Slank dalam menorehkan sejarah di belantika musik Tanah Air.
Selamat jalan, Bunda Iffet. Kasih dan cintamu akan selalu abadi di hati dan sanubari.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!