Kaget! BPS Bongkar Gaji Lulusan Kuliah Nyaris 5 Juta, SMA dan SMK Berapa?
📅 Kamis, 17 Apr 2025, 11:35 WIB | Oleh: Alfina Febriyana
Doc: Freepik
Mau tahu seberapa besar pengaruh ijazah di dunia kerja Indonesia? Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan fakta mencengangkan.
Menurut BPS, lulusan universitas memiliki rata-rata gaji jauh lebih tinggi dibandingkan mereka yang hanya tamat SMA atau SMK!
Laporan yang dirilis BPS pada 23 Desember 2024 ini membongkar rata-rata penghasilan bulanan buruh, karyawan, dan pegawai berdasarkan tingkat pendidikan tertinggi yang mereka raih. Mulai dari yang tidak sekolah hingga lulusan perguruan tinggi, angkanya membuat geleng-geleng kepala.
Tercatat, mereka yang tidak atau belum pernah sekolah hanya mengantongi Rp 1,5 jutaan per bulan. Lulusan SD pun nasibnya tak jauh berbeda, dengan gaji rata-rata Rp 1,8 jutaan.
Lalu bagaimana dengan lulusan SMA dan SMK? Ternyata, keduanya berada di kisaran serupa yakni Rp 3.092.781 untuk SMA dan Rp 3.091.621 untuk SMK. Angka tersebut memang lebih baik, tapi tetap terpaut jauh dari lulusan perguruan tinggi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Diketahui, rata-rata gaji lulusan universitas berdasarkan dua periode pelaporan (Februari dan Agustus 2024), BPS mencatat gaji rata-rata lulusan universitas naik dari Rp 4.685.241 menjadi Rp 4.960.000 per bulan. Lonjakan sekitar Rp 274 ribu ini menunjukkan tren positif bagi para pemilik gelar sarjana dan mungkin termasuk S2 dan S3.
Selain itu, jika dilihat berdasarkan jenis pekerjaan, beberapa posisi untuk lulusan perguruan tinggi justru menawarkan penghasilan fantastis:
1. Tenaga Kepemimpinan dan Manajerial yang hampir menyentuh Rp 10 juta per bulan!
2. Tenaga Usaha Jasa dan Penjualan, di kisaran Rp 5,7 juta hingga Rp 6,6 juta.
3. Profesi Teknisi dan Profesional, sekitar Rp 4,1 juta hingga Rp 4,3 juta.
Sayangnya, tidak semua sektor menjanjikan kenaikan. Bidang pertanian, kehutanan, dan perikanan justru menunjukkan penurunan dari Rp 5,6 juta jadi Rp 4,7 juta.
Sebaiknya Anda baca juga:
Meski tidak selalu mutlak, data ini menjadi sinyal bahwa menempuh pendidikan tinggi masih memberi keunggulan signifikan dalam hal pendapatan.
Jadi, kalau kamu masih ragu apakah kuliah itu worth it atau ngga, angka-angka ini mungkin bisa jadi jawabannya!
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!