Dorong Kesetaraan Perdagangan, AS Lipatgandakan Tarif Impor Bagi Tiongkok Jadi 245%
📅 Kamis, 17 Apr 2025, 01:15 WIB | Oleh: Tim RedaksiNamun demikian, pada saat yang sama, Tiongkok juga mengatakan bahwa ekonominya tumbuh melampaui perkiraan sebesar 5,4 persen pada kuartal pertama. Produksi industri naik 6,5 persen dan penjualan ritel naik 4,6 persen dari tahun ke tahun. Kendati demikian, Beijing memperingatkan bahwa lingkungan ekonomi global menjadi lebih kompleks dan parah, sehingga diperlukan lebih banyak strategi untuk meningkatkan pertumbuhan dan konsumsi.
Sementara itu, Trump mengatakan bahwa Tiongkok perlu mengambil langkah pertama dalam negosiasi apa pun. “Bola ada di tangan Tiongkok. Tiongkok perlu membuat kesepakatan dengan kita. Kita tidak perlu membuat kesepakatan dengan mereka,” kata Trump sehari setelah ia menuduh Beijing mengingkari kesepakatan besar Boeing.
Trump telah berulang kali menuduh Tiongkok, India, Brasil, dan sebagian besar negara lainnya di dunia, mengenakan tarif lebih tinggi terhadap impor Amerika dibandingkan tarif yang dikenakan AS terhadap barang yang diimpornya dari negara-negara tersebut.
Presiden Trump berpendapat dengan mengenakan tarif timbal balik akan memaksa negara lain menurunkan pajak mereka atau menghidupkan kembali sektor manufaktur Amerika yang tersendat, sehingga menawarkan lapangan kerja lokal yang sangat dibutuhkan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dapat Dukungan
Secara terpisah, peneliti Mubyarto Institute, Awan Santosa memandang langkah yang dilakukan Trump sangat membantu mendorong pertumbuhan industri dan ekonomi dalam negeri AS.
Secara politik, langkah Trump itu jelasnya memperoleh dukungan yang lebih luas di tengah gelombang protes dan gugatan dari sebagian masyarakat dan pengusaha AS atas kebijakan tarif yang kontroversial tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Terlepas dari aspek politis itu seperti kata ekonom Inggris Joan Robinson (1962) bahwa hal yang paling alamiah dari ekonomi adalah nasionalisme. Trump sedang memberitahu dunia bahwa beginilah nasionalisme yang benar, yakni melindungi industri dan ekonomi negeri sendiri,” tegas Awan.
Kebijakan tarif yang proporsional tambah Awan dapat dijadikan instrumen untuk melindungi pelaku dan produk ekonomi domestik, tentu dikombinasikan dengan kebijakan subsidi bagi pelaku ekonomi rakyat (petani, peternak, nelayan, dan sebagainya).
Selain itu, Trump katanya hendak menyampaikan pesan bahwa kerja sama ekonomi antarnegara perlu didorong berbasis kesetaraan dan solidaritas untuk saling memberi manfaat bagi masing masing negara secara berkeadilan. Trump melihat defisit dagang yang dialami AS hanya menguntungkan banyak negara mitra dagangnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!