Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim SAR evakuasi korban yang hilang terbawa arus sungai di Garut

📅 Senin, 14 Apr 2025, 16:15 WIB | Oleh:
Tim SAR evakuasi korban yang hilang terbawa arus sungai di Garut Doc: ANTARA/HO-Polres Garut
Ket. Petugas gabungan saat mengecek lokasi penemuan korban terbawa arus sungai di Pantai Muara Sungai Cilaki Desa Cimahi Kecamatan Caringin Kabupaten Garut Jawa Barat, Senin (14/4). .

Garut -- Tim Search And Rescue (SAR) gabungan mengevakuasi seorang jasad perempuan usia 49 tahun yang sudah sembilan hari dinyatakan hilang karena terbawa arus sungai di Talegong, kemudian ditemukan di Kecamatan Caringin Kabupaten Garut Jawa Barat.

"Korban sudah dievakuasi untuk diidentifikasi lebih lanjut," kata Kepala Polsek Caringin Ipda Indra Koncara di Garut, Senin.

Ia menjelaskan, korban diketahui bernama Teni (49) warga Kampung Rancatugu Desa Mekarmukti Kecamatan Talegong Kabupaten Garut yang terbawa arus Sungai Cikahuripan pada Sabtu 5 April 2025.

Korban, kata dia, akhirnya berhasil ditemukan oleh warga di Pantai Muara Sungai Cilaki Desa Cimahi Kecamatan Caringin, Senin pagi, dalam kondisi sudah meninggal dunia.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan warga, mayat perempuan tersebut diduga saudari Teni," katanya.

Kapolsek menyampaikan, tim gabungan termasuk dengan tenaga medis membawa korban ke rumah sakit untuk melakukan pengecekan identifikasi dan diklarifikasi oleh keluarganya.

Adanya peristiwa itu menjadi perhatian bagi semua pihak untuk selalu waspada terhadap ancaman bahaya pada musim hujan, salah satunya risiko bahaya saat menyeberangi sungai.

"Ini menjadi perhatian serius untuk mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi bahaya di wilayah perairan," katanya.

Sebelumnya, Camat Talegong M. Badar menyampaikan, korban terbawa arus sungai usai dari ladang untuk menuju pulang ke rumah bersama suaminya.

Mereka untuk bisa pulang ke rumah, kata Badar, harus turun melintasi sungai, namun saat itu arus sedang deras karena musim hujan yang akhirnya korban terbawa arus dan hilang.

Selanjutnya tim SAR gabungan terdiri atas unsur Kantor SAR, TNI, Polri, aparatur pemerintah dan sukarelawan turun langsung untuk mecari korban, namun tidak ditemukan, yang akhirnya setelah sembilan hari baru ditemukan di pantai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank
    Preview komentar:
    Ini sudah masuk kategori -menghalang-halangi penyampaian pendapat- atau ...
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.