Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kecap Asal Bekasi Bikin Bangga! 20 Ton Tembus Pasar Belanda, UMKM Lokal Naik Kelas ke Eropa

📅 Selasa, 25 Agu 2026, 01:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kecap Asal Bekasi Bikin Bangga! 20 Ton Tembus Pasar Belanda, UMKM Lokal Naik Kelas ke Eropa Doc: Antara
Ket. Pelepasan ekspor perdana produk kecap seberat 20 ton ke Negeri Belanda di area PT. Oishii Food Indonesia, Desa Karangsatria, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Senin (24/8).

Kabupaten Bekasi — Produsen kecap asal Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, PT Oishii Food Indonesia berhasil menembus pasar Eropa melalui ekspor perdana sebanyak 20 ton produk kecap ke Belanda.

Ekspor tersebut menjadi momentum penting bagi penguatan daya saing UMKM lokal sekaligus membuktikan bahwa produk daerah mampu bersaing di pasar internasional.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Erwan Setiawan mengapresiasi keberhasilan tersebut. Menurut dia, pencapaian itu menunjukkan besarnya potensi UMKM Jawa Barat untuk berkembang dan memperluas pasar hingga mancanegara.

“Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan terus mendukung, saling mendukung dan saling membantu membesarkan UMKM-UMKM yang ada di Jawa Barat,” ujar Erwan di Kabupaten Bekasi, Senin (24/8).

Erwan mengatakan keberhasilan Oishii Food Indonesia menembus pasar Eropa patut diapresiasi karena merupakan ekspor perdana ke kawasan tersebut. Sebelumnya, perusahaan juga telah mengekspor enam kontainer produknya ke Arab Saudi.

Ia menilai keikutsertaan dalam kegiatan promosi dan pameran produk turut membuka peluang bagi UMKM untuk bertemu langsung dengan calon pembeli dari berbagai negara.

“Ini sangat cepat sekali. Tahun 2025 mengikuti pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI), sekarang sudah bisa ekspor ke Belanda,” katanya.

Pemprov Jawa Barat, lanjut Erwan, berkomitmen membantu UMKM memperluas pasar ekspor. Pemerintah daerah juga telah berkomunikasi dengan sejumlah perwakilan negara untuk membuka peluang pemasaran produk UMKM Jawa Barat di kawasan Eropa Timur hingga Australia.

Erwan menjelaskan ekspor kecap ke Belanda tersebut dilakukan berdasarkan pesanan sehingga produk telah memiliki pasar yang jelas. Kondisi itu menunjukkan adanya permintaan terhadap produk Indonesia di pasar internasional.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Endin Samsudin mengapresiasi keberhasilan perusahaan tersebut naik kelas dari UMKM hingga mampu melakukan ekspor.

“Selamat telah naik kelas dari UMKM. Tentu ini ekspor pertama dan mudah-mudahan diikuti oleh UMKM-UMKM lain yang ada di Kabupaten Bekasi,” ujarnya.

Endin berharap keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi pelaku UMKM lain untuk meningkatkan kualitas produk, memperkuat daya saing, dan memperluas akses pasar.

Pemerintah Kabupaten Bekasi juga menyatakan siap memfasilitasi pengembangan UMKM sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Menurut Endin, keberhasilan ekspor kecap tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan Kabupaten Bekasi, tetapi juga menunjukkan bahwa produk daerah mampu bersaing di pasar nasional hingga internasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Jakarta International Photo...
Advertisement
Soal Jalan Rusak di Garut, KDM Panggil Bupati ke Bandung, Minta Anggaran Perbaikan Jalan Dirombak Total

Soal Jalan Rusak di Garut, KDM Panggil Bupati ke Bandung, Minta Anggaran Perbaikan Jalan Dirombak Total

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.