Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Konsumsi Pertamax Naik Tajam Selama Mudik Lebaran 2025, Pertamina: Bukti Kepercayaan Konsumen Tetap Tinggi

📅 Kamis, 10 Apr 2025, 12:55 WIB | Oleh:
Konsumsi Pertamax Naik Tajam Selama Mudik Lebaran 2025, Pertamina: Bukti Kepercayaan Konsumen Tetap Tinggi Doc: koran jakarta/henri pelupessy
Ket. Petugas SPBU sedang melayani penjualan BBM di salah satu Rest Area saat arus mudik dan balik lebaran 2025.

SALATIGA – Lonjakan konsumsi bahan bakar Pertamax selama masa mudik dan arus balik Lebaran 2025 menjadi sorotan.

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah mencatat, penggunaan Pertamax meningkat hingga 77 persen dibandingkan rata-rata konsumsi harian normal sebesar 2.800 kiloliter (KL). Kenaikan drastis ini menjadi indikasi kuat bahwa kepercayaan masyarakat terhadap kualitas Pertamax tetap tinggi, meski di tengah berbagai pilihan bahan bakar yang tersedia.

Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, menyampaikan tren positif ini mencerminkan loyalitas konsumen yang tetap memilih Pertamax Series.

“Kami sangat mengapresiasi konsumen atas kesetiaannya memilih Pertamax. Ini menunjukkan kepercayaan yang terus terjaga,” ujarnya.

Dari catatan resmi, puncak konsumsi BBM di wilayah Jawa Tengah dan DIY terjadi saat arus mudik pada Sabtu (29/3), di mana konsumsi bensin mencapai 18.643 KL, atau meningkat 44 persen dari penjualan normal.

Sedangkan puncak arus balik tercatat pada Sabtu (5/4) dengan konsumsi mencapai 19.128 KL, naik 47 persen dari rata-rata harian biasa.

Adapun lokasi dengan penjualan tertinggi untuk BBM jenis gasoline di jalur tol berada di SPBU Rest Area KM 429 A Tol Semarang–Solo, dengan rerata harian sebesar 66,5 KL.

Sementara untuk jalur non-tol, penjualan tertinggi tercatat di SPBU 43.511.29 Banyumanik, Kota Semarang, yang mencapai 60,4 KL per hari. Untuk layanan modular, SPBU Rest Area 456 A mencatat angka tertinggi dengan rata-rata 5.189 liter per hari.

Dalam mendukung kelancaran arus mudik, Pertamina juga menyiagakan armada motorist di 19 titik strategis untuk melayani kebutuhan BBM secara on call.

Layanan Pertamina Delivery Service melalui Call Center 135 turut membantu pemudik yang membutuhkan pengisian bahan bakar di tengah perjalanan, terutama saat terjadi kepadatan sebelum sistem satu arah diterapkan.

Ika, salah satu pemudik yang tengah melakukan perjalanan dari Pemalang ke Kuningan, mengaku selalu memilih Pertamax untuk seluruh kendaraannya, termasuk dua motor miliknya dan suaminya. “Dari awal beli mobil, saya selalu pakai Pertamax. Mesinnya lebih awet dan gak pernah rewel,” ucapnya.

Hal serupa juga disampaikan Wisnu, pemudik asal Boyolali yang hendak kembali ke Bekasi. Ia mengandalkan Pertamax Turbo selama perjalanan mudik. “Saya isi full tank di Salatiga. Sekarang istirahat di Rest Area Banjaratma, performa mobil tetap oke, tarikannya enteng banget,” tuturnya puas.

Dengan lonjakan konsumsi dan testimoni positif dari para pengguna, Pertamax menunjukkan tetap menjadi pilihan utama masyarakat, bahkan di tengah kondisi lalu lintas padat dan perjalanan panjang khas musim mudik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...

Tangerang Bergetar Dengar Konser Symphony of Giving

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.