Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Skor Kepuasan Hidup Warga Australia Anjlok

📅 Senin, 20 Apr 2026, 22:48 WIB | Oleh:
Skor Kepuasan Hidup Warga Australia Anjlok Doc: Pexels/Talha Resitoglu

CANBERRA - Rata-rata tingkat kepuasan hidup warga Australia turun ke level terendah sepanjang catatannya pada Maret 2026, demikian menurut survei edisi terbaru dari Universitas Nasional Australia (Australian National University/ANU) yang dipublikasikan pada Senin (20/4).

ANUpoll iterasi ke-29, yang sejak 2019 secara rutin menyurvei warga Australia mengenai kesejahteraan mereka, mencatat angka rata-rata kepuasan hidup sebesar 6,22 dari 10 berdasarkan 3.662 peserta, turun di bawah rekor terendah sebelumnya sebesar 6,35 pada Maret 2025.

Rata-rata kepuasan hidup turun sebesar 3,7 persen sejak edisi terakhir survei tersebut yang dilaksanakan pada Desember, menandai penurunan terbesar antarsurvei sejak pandemi COVID-19.

"Australia pada Maret 2026 adalah negara yang berada di bawah tekanan yang cukup besar," kata Kepala Fakultas Politik dan Hubungan Internasional ANU sekaligus pemimpin proyek ANUpoll Nicholas Biddle dalam sebuah rilis pers.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah survei itu, lebih banyak responden menyatakan tidak puas dengan arah negara dibandingkan yang puas, dengan 54 persen tidak puas dan 46 persen puas hingga batas tertentu.

Hampir 60 persen responden mengatakan mereka percaya kehidupan lebih baik 50 tahun yang lalu dan 58,5 persen percaya kehidupan akan lebih buruk 50 tahun ke depan.

Waktu pelaksanaan survei tersebut bersamaan dengan krisis pasokan minyak yang dipicu oleh konflik di Timur Tengah, yang menyebabkan harga bahan bakar di Australia melonjak.

Sebanyak 34,9 persen responden, angka tertinggi sepanjang sejarah, mengatakan merasa sulit atau sangat sulit untuk memenuhi kebutuhan hidup dengan penghasilan saat ini.

Sementara, para responden yang berstatus pekerja mengatakan probabilitas rata-rata kemungkinan mereka akan kehilangan pekerjaan mencapai 26,8 persen, naik dari 19,2 persen pada Januari 2025.

Biddle mengatakan proporsi warga Australia berstatus pekerja yang secara khusus khawatir bahwa mesin atau program komputer akan menggantikan pekerjaan mereka naik hampir dua kali lipat sejak Maret 2018. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Menunggu Medali Emas dari Para “Laba-laba”

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Menunggu Medali Emas dari P...
Luar Negeri
Trump Umumkan Kesepakatan S...
Nasional
Sekjen Kemnaker: AI Percepa...
Advertisement
Geger! Polisi Bongkar Laboratorium Etomidate di Rumah Kawasan PIK 2.

Geger! Polisi Bongkar Laboratorium Etomidate di Rumah Kawasan PIK 2.

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.