Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Polisi Blitar dan Relawan Cari Warga Tenggelam di Sungai Brantas

📅 Selasa, 08 Apr 2025, 17:30 WIB | Oleh:
Polisi Blitar dan Relawan Cari Warga Tenggelam di Sungai Brantas Doc: ANTARA/HO-Polres Blitar Kota
Ket. Petugas mencari warga hanyut dengan titik awal di sekitar Jembatan Tambangan, Selokajang, Kabupaten Blitar, Selasa (8/4/2025). Korban hanyut saat mencari ikan di Sungai Brantas.

BLITAR - Aparat Kepolisian Resor Blitar Kota, Jawa Timur bersama relawan serta tim SAR mencari warga yang dilaporkan tenggelam dan terbawa arus aliran Sungai Brantas di sekitar Jembatan Tambangan, Selokajang, Kabupaten Blitar saat mencari ikan.

Kepala Seksi Humas Polres Blitar Kota Iptu Samsul Anwar mengemukakan korban yang dicari tersebut adalah Safrian Adinata (20), warga Desa Selokajang, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar.

"Korban mencari ikan dan tenggelam saat mengejar seekor ikan yang hanyut. Korban sempat berteriak minta tolong sebelum hanyut," katanya di Blitar, Selasa (8/4).

Ia mengatakan korban sudah membawa ikan yang menjadi incaran tersebut, namun ketika hendak kembali sudah merasa tidak kuat dan terhanyut di sungai.

Diketahui bahwa selain korban total ada delapan warga Desa Selokajang yang sama-sama mencari ikan di aliran Sungai Brantas. Mereka memakai obat untuk mencari ikan yang ditebar di area sungai.

Warga tersebut membagi tugas, ada yang menebar obat, mengambil ikan yang mengapung, hingga membawa ikan yang berhasil ditangkap.

Saat itu, korban mendapatkan tugas berenang mengambil ikan. Yang bersangkutan berenang mengambil ikan dari sisi utara ke selatan sungai. Namun, saat sudah dekat dengan tepi sebelah selatan sungai, yang bersangkutan merasa lelah dan berteriak meminta tolong.

Teman-teman korban yang mengetahui hal tersebut langsung berusaha menolong korban, namun beberapa saat kemudian tubuh korban tenggelam dan hal itu dilaporkan kepada petugas.

Proses pencarian juga melibatkan tim dari relawan dan SAR. Proses pencarian dilakukan di area titik awal korban hanyut hingga ke Tulungagung.

Petugas melakukan pencarian dengan perahu karet dan perlengkapan lainnya. Terdapat dua perahu karet yang diterjunkan untuk penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

Selain itu, petugas juga menyiagakan tim untuk siaga di setiap jembatan Sungai Brantas tersebut, mengantisipasi korban terlihat di sekitar jembatan.

Adapun untuk pencarian korban tersebut akan dilakukan hingga korban ditemukan dengan durasi waktu tujuh hari sesuai dengan prosedur pencarian korban hanyut.

Hingga kini, pencarian korban masih dilakukan. Namun, jika hujan pencarian dihentikan dan akan dilanjutkan keesokan harinya.

"Kalau hujan pencarian dihentikan. Di wilayah Blitar sebagian hujan," kata Samsul. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.