Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Tulungagung Siapkan 7,1 Hektare Lahan untuk Pembangunan Sekolah Rakyat

8 Selasa, 08 Apr 2025, 18:40 WIB | Oleh:
Pemkab Tulungagung Siapkan 7,1 Hektare Lahan untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Pemkab Tulungagung Siapkan 7,1 Hektare Lahan untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Doc: Antara Foto
Ket. Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharuddin memastikan bahwa lahan tersebut tidak berstatus lahan hijau dan sudah termasuk dalam zona pengembangan permukiman.

Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, menawarkan lahan seluas 7,1 hektare di Desa Rejosari, Kecamatan Gondang, sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat, program pendidikan berasrama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

“Lahan itu merupakan salah satu aset Pemkab Tulungagung yang tidak terpisah, sehingga cocok untuk pembangunan Sekolah Rakyat,” ujar Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharuddin, di Tulungagung, Selasa.

Sebelumnya Baharudin meninjau lokasi tersebut bersama perwakilan dari Direktorat Jenderal Kementerian Sosial RI.

Lahan yang ditawarkan berada persis di sebelah SMPN 5 Tulungagung dan saat ini masih berupa lahan produktif.

Namun, Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharuddin memastikan bahwa lahan tersebut tidak berstatus lahan hijau dan sudah termasuk dalam zona pengembangan permukiman.

Menurut dia, realisasi pembangunan Sekolah Rakyat di Tulungagung masih menunggu keputusan dari kementerian terkait, termasuk harmonisasi program dengan Kementerian Sosial dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Sekolah Rakyat dirancang sebagai fasilitas pendidikan berasrama gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan kategori desil 1 dan 2 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Belum ada pembukaan pendaftaran siswa karena sarana dan bangunannya masih menunggu pembangunan. Namun, konsepnya sudah jelas, seluruh kebutuhan siswa akan ditanggung negara,” ujarnya.

Fasilitas Sekolah Rakyat akan mencakup pendidikan formal jenjang SD, SMP, hingga SMA dengan standar nasional, serta asrama dan kebutuhan hidup harian siswa. Selain kurikulum reguler, siswa juga akan dibekali pendidikan karakter, kepemimpinan, nasionalisme, dan keterampilan hidup.

Ahmad mengungkapkan, Pemkab Tulungagung  juga sedang mencermati sekitar 3.000 anak usia sekolah di Tulungagung yang tidak melanjutkan pendidikan. Mereka berpotensi menjadi sasaran penerima manfaat program ini.

“Nanti kita kaji, apakah mereka tidak sekolah karena kendala ekonomi atau faktor lain. Sekolah Rakyat bisa menjadi jawaban,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.