Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Peluang Keberhasilan Program Bayi Tabung Dapat Diperbesar dengan Gaya Hidup Sehat

📅 Selasa, 08 Apr 2025, 22:04 WIB | Oleh:
Peluang Keberhasilan Program Bayi Tabung Dapat Diperbesar dengan Gaya Hidup Sehat    Doc: (ANTARA/I.C. Senjaya)
Ket. Ruang klinik obgyn RS Telogorejo Semarang yang diresmikan dan ditingkatkan standar pelayanannya, Selasa (8/4).

SEMARANG - Direktur Utama Rumah Sakit (RS) Telogorejo Semarang, dr Alice Sutedjo Lisa, menyebut, pola makan dan gaya hidup sehat meningkatkan peluang lebih besar terhadap keberhasilan pasangan suami istri dalam menjalani program bayi tabung.

"Gaya hidup modern, stres, serta makanan yang tidak sehat berpengaruh terhadap angka keberhasilan untuk mendapatkan anak," kata dokter Alice saat pembukaan Klinik Kebidanan dan Kandungan serta Laboratorium Embriologi RS Telogorejo Semarang, Selasa. (8/4)

Ia menyebut banyak hal yang bisa memengaruhi keberhasilan program pasangan suami istri untuk memiliki anak.

Generasi saat ini, kata dia enggan untuk mengonsumsi sayuran dan lebih memilih makanan cepat saji.

Padahal, lanjut dia, seharusnya pola makan sehat sesuai nutrisi dan protein tinggi harus dipenuhi.

Selain itu, ia juga menekankan tentang pentingnya berolahraga.

"Semakin orang gemuk, hormonnya akan terganggu," tambahnya.

Faktor lain yang memengaruhi kesuksesan program untuk memiliki anak yakni pentingnya deteksi sejak dini sehingga mengetahui kualitas sel telur yang bagus.

Menurut dia, sebagian besar pasangan yang mengikuti program bayi tabung sudah berusia di atas 35 tahun.

Akibatnya, lanjut dia, persentase keberhasilan untuk hamil juga menurun.

Laboratorium embriologi RS Telogorejo Semarang, kata dia, berupaya menjawab berbagai persoalan yang dihadapi tersebut melalui pembaruan yang berstandar internasional.

Ia menyebut pembaruan standar laboratorium embriologi pada layanan unit vertilitas tersebut memungkinkan peningkatan angka keberhasilan untuk hamil melalui program bayi tabung.

"Dengan alat yang lebih canggih memungkinkan untuk mengolah embrio lebih bagus. Angka keberhasilan yang sebelumnya sekitar 20 persen, kini naik menjadi 40 persen," tambahnya.

Ia menyebut RS Telogorejo Semarang sudah memiliki klinik bayi tabung sejak tahun 1990-an.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Advertisement
Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.