Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jangan Lengah Gunungkidul Belum Aman! Status Siaga Darurat Hidrometeorologi Diperpanjang

📅 Rabu, 02 Sep 2026, 20:06 WIB | Oleh:
Jangan Lengah Gunungkidul Belum Aman! Status Siaga Darurat Hidrometeorologi Diperpanjang Doc: Antara foto
Ket. Seorang petani tengah mengurusi lahan sawahnya yang ditanami ketela pohon saat musim kemarau atau kekeringan di Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (23/7).

YOGYAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memperpanjang status siaga darurat bencana hidrometeorologi sebagai upaya mengoptimalkan penanganan kedaruratan apabila diperlukan. 

Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul Purwono, di Gunungkidul, Rabu mengatakan status siaga darurat tersebut sebelumnya berakhir pada 31 Agustus 2026 dan kini diperpanjang hingga akhir November 2026 atau selama tiga bulan. 

"Siaga darurat bencana hidrometeorologi diperpanjang hingga akhir November," katanya. 

Menurut dia, dasar perpanjangan status tersebut salah satunya informasi dan prediksi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyatakan musim kemarau berpotensi berlangsung hingga November. 

"Penetapan status siaga darurat merupakan salah satu tahapan untuk mengakses anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) apabila terjadi suatu kejadian kedaruratan," ujarnya.

Purwono menyebut dampak musim kemarau yang masih dirasakan masyarakat berupa kekeringan dan kekurangan air di sejumlah lokasi. 

Selama musim kemarau, BPBD telah menyalurkan bantuan air bersih di sekitar 16 kapanewon (kecamatan). Diperkirakan lebih dari 2,5 juta liter air telah didistribusikan.

"Kemungkinan permintaan droping air masih terus bertambah," katanya.

Karena potensi kekeringan masih terjadi beberapa bulan ke depan, BPBD akan terus melakukan droping air untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat terpenuhi.

"Perkiraan droping air bersih sampai November," ujarnya.

Ia menyebut bantuan droping air bersih juga dilakukan oleh pemerintah kapanewon melalui anggaran masing-masing. Tercatat sebanyak 12 kapanewon telah melakukan penyaluran bantuan air bersih tersebut.

"Anggaran kami akan habis awal September, dan sudah ajukan tambahan anggaran 5.000 tangki air lewat BTT. Tapi, sekarang masih dalam proses," kata dia.

Ia mengimbau masyarakat menghemat penggunaan air dan mendahulukan pemanfaatannya untuk kepentingan pokok, seperti kebutuhan makanan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Efek El Nino, Banjir Bandan...
Luar Negeri
Afrika Selatan Potong Pajak...

Bekasi Segera Memiliki Bupati Definitif

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Bekasi Segera Memiliki Bupa...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.