Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lamin Guntur Ecolodge: Destinasi Menawan dengan Pasir Putih dan Keunikan Adat Komunal

24 Senin, 07 Apr 2025, 11:49 WIB | Oleh:
Lamin Guntur Ecolodge: Destinasi Menawan dengan Pasir Putih dan Keunikan Adat Komunal Lamin Guntur Ecolodge: Destinasi Menawan dengan Pasir Putih dan Keunikan Adat Komunal Doc: Antara Foto
Ket. Ada sebuah keelokan bersembunyi anggun di daratan tanjung Pulau Kalimantan, tepatnya di Desa Teluk Sumbang, Kecamatan Biduk-Biduk, Kabupaten Berau

Ada sebuah keelokan bersembunyi anggun di daratan tanjung Pulau Kalimantan, tepatnya di Desa Teluk Sumbang, Kecamatan Biduk-Biduk, Kabupaten Berau. Di sanalah, di antara hamparan pantai putih yang lembut dan birunya laut berpadu dalam destinasi bernama Lamin Guntur Ecolodge.

Lebih dari sekadar penginapan, tempat ini adalah gerbang menuju keindahan alam Kalimantan Timur yang kerap terlupakan.

Lamin Guntur Ecolodge hadir bagai angin sejuk bagi para pencinta kedamaian dan keindahan alam. Ia menawarkan panorama pantai dan laut yang tak kalah memesona dengan kemolekan bahari di timur Indonesia.

Rasakan pengalaman berdiri di pantai itu dengan menyentuh lembut pasir putih di bawah kaki, sembari mata dimanjakan oleh gradasi warna biru laut yang berpadu harmonis dengan hijaunya pepohonan kelapa yang melambai tertiup angin.

Ciri khas pantai di kawasan ini adalah keberadaan batu karang besar yang gagah menjorok ke laut. Bongkahan alami ini seolah menjadi penjaga setia garis pantai yang tenang dengan ombaknya berderu lamban.

Di sepanjang bibir pantai, ribuan pohon kelapa berdiri melambai, memberikan keteduhan alami dan menciptakan suasana tropis.

Kejernihan air di Lamin Guntur Ecolodge menggoda, seolah memanggil para pengunjung untuk segera menceburkan diri dan merasakan kesegarannya.

Lebih jauh dari deburan ombak, sebuah misteri alam lain menanti untuk dijelajahi, yakni Gua Kelelawar. Tersembunyi di antara rimbunnya pepohonan, gua ini merupakan rumah bagi ribuan kelelawar yang beraktivitas di senja dan pagi hari.

Konon, gua itu dulunya merupakan tempat persembunyian para penyelundup yang membawa barang-barang dari Tawau, Malaysia, menuju Kalimantan Timur melalui jalur laut.

Memasuki gua, terdapat formasi bebatuan alami dan suara khas kepakan sayap ribuan kelelawar. Cahaya matahari yang menembus celah-celah bebatuan menciptakan siluet dramatis, menjadikannya spot fotogenik.

Keindahan gua yang dikelilingi oleh hijaunya pepohonan rindang menawarkan kontras yang menarik dengan birunya laut di kejauhan. Tak heran, tempat ini menjadi salah satu primadona bagi para wisatawan untuk mengabadikan momen kunjungan mereka.

Perjalanan menuju surga bernama Lamin Guntur Ecolodge memang membutuhkan sedikit perjuangan. Desa Teluk Sumbang, Kecamatan Biduk-Biduk, berjarak cukup jauh dari Tanjung Redeb, Berau. Bahkan dari Ibu Kota Provinsi Kalimantan Timur, Samarinda, jaraknya mencapai 453 kilometer dengan estimasi waktu tempuh sekitar 13 jam perjalanan darat.

Meskipun demikian, jauhnya lokasi dan lamanya perjalanan seolah terbayar lunas begitu mata menangkap panorama Lamin Guntur Ecolodge yang memukau.

Asal mula dibentuk

Lamin Guntur Ecolodge bukanlah sekadar destinasi wisata. Di balik bangunan-bangunan bergaya cottage yang terbuat dari pohon kelapa dengan ukiran khas suku Dayak yang menghiasi setiap sudutnya, terukir jejak perjalanan hidup seorang figur berpengaruh di Kalimantan Timur, Ronald Lolang.

Sosok sang pendiri itu dikenal ikut berjasa dalam perfilman Indonesia, karena kiprahnya sebagai produser film nasional pada 1970-an hingga 1980-an ini, ternyata memiliki kecintaan yang mendalam terhadap tanah kelahirannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Homepage Mobile Atas
Advertisement
Homedec Homepage
Megapolitan
Jalan Muchtar Tabrani Bekas...
Megapolitan
Pemkot Bekasi Atasi Genanga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.