Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemulihan Sawah Terdampak Bencana di Aceh Berlanjut di 2027



24 Sabtu, 24 Okt 2026, 18:10 WIB | Oleh:
Pemulihan Sawah Terdampak Bencana di Aceh Berlanjut di 2027

 Pemulihan Sawah Terdampak Bencana di Aceh Berlanjut di 2027

 Doc: ANTARA FOTO/Akramul Muslim
Ket. Petani menabur pupuk di area persawahan yang kembali berproduksi setelah rusak akibat bencana hidrometeorologi di Desa Gampong Baro, Kecamatan Samalanga, Bireuen, Aceh, Kamis (22/10).

BIREUEN -- Penanggung Jawab Swasembada Pangan Aceh, Agus Susanto menyebutkan sekitar 57 ribu hektare lahan pertanian terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, dengan sekitar 3.000 hektare mengalami kerusakan berat, penanganannya diperkirakan berlanjut pada 2027.




“Dari sekitar 57 ribu hektare, tinggal sekitar 3.000 hektare yang kerusakan nya berat,” kata Agus saat meninjau pemulihan lahan pertanian di Desa Gampong Baro, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen, Aceh, Sabtu.




Ia menjelaskan pemulihan lahan pertanian dilakukan melalui program optimalisasi lahan dan rehabilitasi sawah. Sejumlah lahan yang sebelumnya tertimbun lumpur kini telah dibersihkan dan kembali ditanami, bahkan sebagian wilayah lainnya sudah memasuki masa panen.




Menurut Agus, kerusakan berat masih ditemukan di sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Aceh Utara dan Bireuen. Di Kabupaten Bireuen, Aceh sekitar 250 hektare lahan masih mengalami kerusakan berat dan membutuhkan penanganan lebih lanjut.




Ia mengatakan pemulihan lahan dengan kerusakan berat membutuhkan waktu, tenaga, anggaran, serta dukungan alat dan mesin pertanian. Pada beberapa lokasi, lumpur yang menimbun sawah mencapai ketebalan hingga dua meter sehingga proses pemulihannya lebih sulit.




“Pertanian ini sangat membutuhkan waktu, energi, sumber daya dan sangat tergantung pula dengan kondisi cuaca,” ujarnya.

Agus menambahkan penanganan sebagian lahan rusak berat telah dimulai di Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya melalui pengerahan alat berat untuk mengangkat lumpur dan material yang menimbun sawah, sebelum dilanjutkan dengan pengolahan lahan.




Pemerintah juga menyiapkan alternatif penanaman jagung bagi petani yang lahan nya belum memungkinkan ditanami padi akibat timbunan lumpur yang terlalu tebal atau material batuan. Bantuan benih jagung direncanakan mulai disalurkan pada akhir Oktober 2026.



Namun, ia menegaskan penanaman jagung tersebut bersifat sementara dan bukan untuk menggantikan fungsi sawah secara permanen. Pemerintah tetap berupaya mempertahankan luas baku sawah sekaligus menjaga keberlanjutan penghidupan petani.



Terkait produksi, Agus optimis hasil panen pada musim tanam rendeng dapat meningkat dibandingkan 2025 seiring pemulihan lahan dan pertumbuhan tanaman yang mulai membaik.

Produktivitas padi dengan metode konvensional umumnya berkisar lima hingga enam ton per hektare, sedangkan penerapan sistem pertanian modern ditargetkan dapat meningkatkan hasil menjadi 10 hingga 11 ton per hektare.



Secara keseluruhan, luas lahan pertanian di Aceh sekitar 202 ribu hektare. Pemerintah terus mendorong pemulihan sawah terdampak bencana dan peningkatan produktivitas untuk menjaga produksi pangan daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Homepage Mobile Atas
Advertisement
Homedec Homepage

Lisa Blackpink Rilis Video Musik “Tarantino”

27 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Lisa Blackpink Rilis Video ...
Luar Negeri
Tiongkok Tetapkan Status Si...

NASA: El Nino 2026 Mirip Peristiwa 1997

42 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
NASA: El Nino 2026 Mirip Pe...
Megapolitan
Jalan Muchtar Tabrani Bekas...
Megapolitan
Pemkot Bekasi Atasi Genanga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.