Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BNPB Siapkan Posko Bantuan untuk Pemudik di Tengah Banjir Rob Semarang-Demak

📅 Sabtu, 29 Mar 2025, 07:02 WIB | Oleh:
BNPB Siapkan Posko Bantuan untuk Pemudik di Tengah Banjir Rob Semarang-Demak Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Jumat malam, mengatakan bahwa posko di jalur pantura itu sudah disiapkan tim BNPB yang juga melibatkan petugas gabungan dari BPBD,TNI dan Polri.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiagakan sejumlah posko untuk membantu pemudik Lebaran 2025 saat menghadapi banjir rob di jalur pantai utara Jawa, khususnya di ruas Semarang-Demak, Jawa Tengah.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Jumat malam, mengatakan bahwa posko di jalur pantura itu sudah disiapkan tim BNPB yang juga melibatkan petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, dan Polri daerah setempat.

BNPB mengharapkan pemudik bisa mendapatkan kemudahan dengan adanya posko tersebut mulai dari layanan informasi rute perjalanan, istirahat, dan saat menghadapi kondisi banjir rob yang sudah langganan di jalur pantura ruas Semarang-Demak.

"Di jalur pantura Semarang-Demak yang merupakan jalur 'langganan' rob, ada petugas dari Polri yang bertugas di lokasi tersebut," kata dia.

Sebagaimana komitmen pemerintah, dia memastikan tim petugas gabungan di daerah siap memberikan pelayanan terbaik demi menunjang keselamatan para pelaku perjalanan selama arus mudik/balik Lebaran 2025.

Sebelumnya sebuah unggahan video di media sosial menginformasikan adanya kemacetan arus lalu lintas di jalur pantura Semarang-Demak, tepatnya di ruas jalan di wilayah Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak yang tergenang banjir 10-40 centimeter, Kamis (27/3) malam.

Direktur Meteorologi Maritim BMKG Eko Prasetyo di Jakarta, Jumat, membenarkan peristiwa banjir tersebut yang setidaknya sampai dengan sore-malam tadi banjir rob masih melanda jalur pantura di Kota Semarang- Kabupaten Demak.

Kondisi tersebut selaras dengan peringatan dini yang sudah dipublikasikan BMKG sejak Kamis (6/3), terkait adanya potensi banjir rob di pesisir Jawa Tengah meliputi Kota Semarang, Kabupaten Demak, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Brebes, Kota Tegal, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Pemalang yang diperkirakan terjadi pada 7-12 Maret dan 22-28 Maret.

Dalam peringatan dini BMKG itu mengumumkan banjir rob terjadi karena adanya peningkatan ketinggian air laut maksimum di berbagai wilayah pesisir, termasuk pantai utara Jawa Tengah, yang dipengaruhi oleh fenomena bulan purnama (perigee), dan bulan baru (Super New Moon) pada 29 Maret 2025.

Oleh karena itu, BMKG menyarankan pemudik yang melintasi jalur pantura, khususnya Semarang-Demak sebelum pukul 14.00 WIB atau setelah pukul 20.00 WIB agar menghindari dampak banjir rob yang biasanya akan mulai menggenangi badan jalan sekitar pukul 15.00 WIB hingga 19.00 WIB.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Nasional
PT Pertamina Hulu Indonesia...
Nasional
KRI Nala evakuasi korban ke...
Daerah
BNPB: Tanggul Jebol Picu Ba...

Lorong Bendera Merah Putih di Tasikmalaya

57 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Lorong Bendera Merah Putih ...
Megapolitan
Pelatihan pembuatan roti da...

Bau Badan Menyengat, Seorang Penumpang Transjakarta Diturunkan di Kampung Melayu, Manusiawikah?

Bau Badan Menyengat, Seorang Penumpang Transjakarta Diturunkan di Kampung Melayu, Manusiawikah?

04 Aug 2026
Pilihan Pembaca
# 6
# 6
Defisit Migas Tekan Neraca Perdagangan
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.