Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PBB: Bantuan Dipangkas, Lebih Banyak Anak Meninggal

📅 Selasa, 25 Mar 2025, 10:19 WIB | Oleh: Tim Penulis

Laporan terpisah oleh organisasi yang sama menemukan jumlah kematian bayi lahir mati yang sangat tinggi, bayi yang meninggal setelah 28 minggu kehamilan, sebelum atau selama persalinan,- dengan total sekitar 1,9 juta kematian tersebut pada tahun 2023.

"Setiap hari, lebih dari 5.000 wanita di seluruh dunia mengalami pengalaman menyedihkan berupa bayi lahir dalam kondisi meninggal," demikian pernyataan laporan kedua.

Dengan perawatan yang tepat selama kehamilan dan persalinan, banyak kematian ini dapat dicegah, begitu pula kelahiran prematur bayi yang rapuh.

Dan kematian anak-anak kecil juga sebagian besar dapat dihindari dengan memerangi penyakit yang dapat dicegah seperti pneumonia dan diare.

"Dari mengatasi malaria hingga mencegah kelahiran mati dan memastikan perawatan berbasis bukti untuk bayi terkecil, kita dapat membuat perbedaan bagi jutaan keluarga," kata Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal WHO.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.